Palsukan Kontrak Kerja

Dua Karyawan PT Truba Jalani Sidang Perdana

Jumat, 09 Agustus 2019 - 16:26 WIB   [27 Klik]

PELALAWAN--Dua karyawan PT Truba Jaya Enginering Suhendri (50) selaku Contruction Manejer dan Eko Budianto (30) selaku engenering, mulai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan. Atas kasus dugaan pemalsuan dokumen kontrak kerja dengan PT Indo Karya Bangun Bersama (IKBB).

Sidang kasus pemalsuan dokumen kontrak kerja ini langsung dipimpin Ketua PN Pelalawan, Nelson Angkat SH MH dan didampingi dua hakim anggota. Sedangkan dalam sidang perdana pembacaan dakwaan disampikan oleh jaksa penuntu umum (JPU) Kejari Pelalawan Yongki Arvius SH MH.

Kedua terdakwa dinilai telah melakukan pemalsuan kontrak kerjasama antara PT IKBB dengan PT Truba selaku kontraktor pelaksana dalam pembangunan scipil work spining wird atau pekerjaan sipil dan pondasi di areal PT RAPP.

Dalam perjalannnya diduga telah terjadi pemalsuan File Intruction atau FI dalam kontrak kerjasama antara PT IKBB dengan PT Truba yang dilakukan oleh para terdakwa yakitu Eko selaku engenering dan Suhendri menjabat sebagai contruction manejer di PT Truba.

Dokemen FI tersebut nantinya dijadikan sebagai dasar untuk melaksanakan pekerjaan tambahan diluar kontrak awal antara PT IKBB dengan PT Truba. FI itu juga dijadikan sebagai syarat penagihan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh PT Truba ke  PT IKBB.

“Atas perbuatan para terdakwa, kita jerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan,’’ ujar JPU Yongki yang ditemui Pekanbaru MX usai persidangan didampingi Kasi Pidum Agus Kurniawan SH MH.

Usai pembacaan dakwaan, langsung dilanjutkan pemeriksaan saksi yang menghadirkan Direktur PT IKBB Chandra. Dalam keterangan saksi korban itu, menuturkan atas kejadian itu pihak perusahaan (PT IKBB) mengalami kerugian sebesar Rp9 miliar lebih.

Setelah mendengarkan keterangan Direktur PT IKBB, sidang ditunda pekan depan oleh majelis hakim. Selanjutnya kedua terdakwa kemudian digiring keluar dari ruang sidang untuk dijebloskan kembali ke Rutan Pekanbaru.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook