Ini di Kampar: ‎4.596 Anak dan Balita Terserang ISPA Akibat Asap

Minggu, 11 Agustus 2019 - 19:00 WIB   [952 Klik]
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

Ini di Kampar: ‎4.596 Anak dan Balita Terserang ISPA Akibat Asap

Ilustrasi/net

KORANMX.COM, BANGKINANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mencatat anak-anak yang menjadi korban  ‎Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah mencapai 4.596 jiwa.

Menurut ‎Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Kampar Dedy Sambudy  SKM MKes, dari data yang ia miliki mereka yang terkena ISPA untuk anak usia di bawah 1 tahun: laki-laki 193 dan perempuan 195. Sedangkan usia 1 sampai  5 tahun tercatat  laki-laki 511 dan perempuan 551 orang.

"Sedangkan yang paling banyak terkena dampaknya adalah untuk usia 5 tahun ke atas yakni laki-laki 1.497 dan perempuan1.649," ungkapnya kepada koranmx.com,  Ahad ( 11/8/2019).

‎Dengan melihat kondisi  udara yang tidak sehat, lanjut Plt Kadiskes ia meminta kepada puskesmas untuk menyampaikan laporan penyakit akibat dampak Karhutla. "Dan in harus dilaporkan setiap hari. Sebab Diskes Provinsi harus melaporkan ke Dansatgas Karhutla," sebutnya.

Kemudian, puskesmas harus melakukan promosi kesehatan bila ISPU sudah di atas 100 sampai 200. Karena sangat rentan bagi bayi, balita, ibu hamil dan lanjut usia. "Maka dari itu disarankan tidak keluar rumah kecuali pakai masker," katanya mengingatkan.

Terhadap pelajar sangat disarankan menggunakan masker. Untuk masker harus dibagikan melalui puskesmas. "Bila puskesmas kekurangan agar meminta ke Dinas Kesehatan," jelasnya.

Masyarakat juga diminta untuk menutup sumur dan tempat penyimpanan air lainnya agar tidak masuk partikel-partikel berbahaya dan debu yang dapat mengganggu pencernaan, penyakit kulit, mata, dan kepala.

Dedy juga menyarankan agar masyarakat mendapat asupan gizi yang seimbang seperti buah dan sayuran agar kesehatan terjaga dengan baik.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook