Heboh, Diduga Hina UAS, Wanita Dumai Ini Didatangi Warga

Jumat, 23 Agustus 2019 - 18:10 WIB   [2751 Klik]
Reporter : Adi Chandra
Redaktur : Oce E Satria

Heboh, Diduga Hina UAS, Wanita Dumai Ini Didatangi Warga


KORANMX.COM, DUMAI -  Jagad maya media sosial di jota Dumai heboh. Pasalnya ada pengguna akun media sosial Facebook  dengan nama akun LaurarenTiina EnjeLina Harianja membuat status yang diduga melecehkan ustadz Abdul Somad.

Pemilik akun ini memposting kata-kata tidak pantas. "Kebanyakan makan Bangke Tikus. Ehee Bokir," status itu ia posting bersamaan saat membagikan status akun Facebook Malaikat Gombal Putra yang memposting video ustadz Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Tak ayal status itu mendapat sorotan dan perhatian. Dalam sekejap status yang ia posting tersebut dishare ulang oleh  akun Facebook lainnya yang memprotes dan mendapatkan berbagai komentar. Wanita yang diketahui kebelakang tinggal di Jalan Raya Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.

Tak hanya sampai di situ sekelompok umat Islam di kota Dumai yang merasa tidak senang dengan status tersebut langsung mencari rumah pemilik akun tersebut, Kamis (22/8/2019) malam. Mereka tiba sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka mendatangi rumahnya untuk meminta klarifikasi atas status tersebut. Diketahui pemilik akun ternyata seorang wanita bernama Tina berumur 25 tahun dengan status pengangguran.

Hampir 30 menit sekelompok umat warga datang untuk meminta penjelasan dan meminta agar yang bersangkutan memohon maaf serta tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama.

Setelah mendapat permohonan maaf dari yang bersangkutan warga membubarkan diri.  Tidak lama setelah warga membubarkan diri polisi dari Polres Dumai dan Polsek Dumai Barat baru tiba ke lokasi. Polisi tampak meminta keterangan dari beberapa warga yang masih di lokasi dan kepada Tina si pemilik akun.

"Tadi ramai, Bang,. Tapi masyarakat sudah bubar yang bersangkutan sudah meminta maaf dan memposting permohonan maafnya di Facebook," ujar Faisal salah seorang warga yang ikut mendatangi rumah Tina.

Faisal mengatakan kedatangan mereka agar permasalahan yang cukup sensitif ini segera diklarifikasi agar tidak ada masyarakat lainnya yang terprovokasi.

Sementara itu, Tina mengatakan dirinya sudah meminta maaf kepada masyarakat dan umat Islam yang datang. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari. "Saya hanya merasa kesal dengan kejadian yang melibatkan ustadz Abdul Shomad, tidak ada maksud apa-apa, tidak ada mau menghina umat Islam," ujarnya.

Ia juga mengaku sudah memposting permohonan maaf di akun Facebook miliknya atas perbuatannya tersebut. "Saya minta maaf," sebutnya.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan ketika dikofirmasi koranmx.com melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dany Andhika, Jumat (22/8/2019) membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Anggota kita sudah ke lapangan dan kejadian ini sudah diselesaikan secara musyawarah dan pelaku juga sudah meminta maaf kepada masyarakat dan juga memposting permintaan maafnya di media sosial," papar AKP Dany.

Kejadian yang menghebohkan masyarakat Dumai dengan postingan di media sosial ini sudah dua kali berlangsung. "Kita harap masyarakat lebih pintar dalam menggunakan media sosial," imbau Kasat.

"Ingat sekarang sudah ada Undang Undang ITE yang bisa menjerat pengguna media sosial yang menyebarkan berita tidak benar alias hoax dan fitnah," kata AKP Dany.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook