Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:23 WIB   [100 Klik]

 Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Kota Pekanbaru, diselemuti asap tebal

PEKANBARU—Kondisi udara Pekanbaru sudah dalam kadar membahayakan. Karena asap semakin pekat dari hari ke hari. Masyarakat pun mulai mengurangi aktifitas di luar ruangan.

Menurut Heru warga Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki. Ia dan keluarga, saat ini terpaksa mengurangi aktifitas di luar rumah, agar tidak terpapar asap.

Sementara itu, saat berada di dalam rumah. Ia memanfaatkan, kipas angin atau Ac untuk mengurangi kadar asap yang tebal masuk kedalam rumah.

‘’Sejak asap mulai semakin pekat. Jika tidak ada kepentingan mendesak, saya dan keluarga tidak keluar rumah,’’ ungkap Heru.

Sebagai masyarakat, Heru berharap pemerintah atau pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah pasti. Agar permasalahan asap dari Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Riau dapat diatasi.

‘’Harapan saya, pihak terkait dapat mengambil langkah tegas. Kasihan kami yang tidak berbuat, tapi terkena imbas nya,’’ tegas Heru.

Menyikapi kondisi terkini udara Pekanbaru, Mia Vadila Forechaster on Duty BMKG Pekanbaru menyatakan, saat ini kondisi udara Pekanbaru tertanggal 25 Agustus 2019. Dalam kondisi tidak sehat.

‘’Untuk data terakhir terlihat dari konsentrasi PM10 pada udara sudah menujukan kondisi tidak sehat,’’ ungkap Mia.

Sedangkan menurut Mia, update Titik panas (Hotspot) sejak Ahad (25/8) pagi di Sumatera dengan level Confidence > 50 persen sebanyak 90 titik.

Masing-masing titik itu 18 di Jambi, lima di Sumbar, empat di Sumsel. Kemudian, satu titik di Sumut dan Kepri. Selanjutnya, tiga titik di Bangka Belitung dan sebanyak 58 titik di Provinsi Riau.

‘’Untuk di Riau, total 58 titik itu tersebar 15 di Bengkalis, lima di Kepulauan Meranti dan 1 di Kampar, Siak dan Inhu. Sisanya, 20 titik di Pelalawan dan 13 titik di Inhil,’’ terang Mia.

Sementara itu, dari total 58 angka hotspot tersebut. Dimana yang berpotensi titik api atau pada level komfidence 70 persen ada sebanyak 39 titik.

Masing-masing titik itu tersebar, 13 titik di Bengkalis, empat di Kepulauan Meranti. Kemudian, masing-masing satu titik di Kampar, Rohil dan Siak, serta Inhu. Kemudian, ada tiga titik di Inhil. Untuk di Pelalawan ada 15 titik,’’ terang Mia.

Dengan kondisi ini, sebut Mia, pagi hari cuaca dalam kondisi cerah berawan. Berpotensi terjadinya penurunan jarak pandang yang disebabkan oleh partikel kering seperti haze (udara kabur) dan asap.

Sedangkan di siang hari, kondisi cuaca cerah berawan. Berpotensi terjadi hujan dengan intensita ringan bersifat lokal di sebagian wilayah Kota Dumai.

Kemudian, pada malam hari diprediksi kondisi cuaca berawan. Berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan tidak merata terjadi dihampir sebagian besar wilayah Riau.

‘’Untuk pada dini hari, diprediksi kondisi cuaca berawan. Berpotensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Rohil,’’ pungkasnya. =MX9



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook