Diskes Minta Puskesmas Gencarkan Edukasi

Payung Sekaki Tertinggi Kasus DBD

Kamis, 05 September 2019 - 15:37 WIB   [17 Klik]

Payung Sekaki Tertinggi Kasus DBD

Plt Kadiskes Pekanbaru Muhammad Amin

PEKANBARU--Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, tercatat jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru hingga pekan ke-34, 2019 mencapai 327 kasus. Penderita tertinggi masih berada di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru yakni mencapai 61 kasus.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin mengatakan, untuk mencegah wabah DBD meningkat, edukasi DBD perlu diberikan puskesmas kepada masyarakat. Baik itu tentang pencegahan, tanda-tanda terpapar, hingga langkah pengobatan.

‘’Kita sampaikan keseluruh Puskesmas dan rumah sakit, sudah harus melakukan dan menyiapkan suatu ruangan. Lalu mengedukasi masyarakat terkait DBD,’’ kata Muhammad Amin, Kamis (5/9).

Dengan edukasi yang diberikan melalui Puskesmas kepada masyarakat, diharapkan Amin setidaknya dapat mengurangi dan memerangi wabah DBD dilingkungan masyarakat.

Petugas dari puskesmas, akan memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dah sehat ditengah lingkungan masyarakat. Nantinya juga akan dibuat pertemuan yang dilakukan di puskesmas kepada masyarakat terkait edukasi DBD tersebut.

‘’Jangan hanya mengundang pegawai Puskesmas, juga harus mengundang masyarakatnya. Kalau petugas yang selalu diberi pelatihan kapan taunya masyarakat,’’ terang Amin.

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), saat ini terus digalakkan pihaknya kepada masyarakat. Dalam penerapannya juga harus dilakukan gerakan 3M, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas.

Lebih lanjut dijelaskan Amin, di Indonesia, ada dua musim. Musim hujan dan musim kemarau. Puskesmas harus bisa memikirkan apa saja yang dibutuhkan ketika menghadapi dua musim ini.

‘’Musim hujankan DBD, harus siapkan bidang kesling. Kemudian musim panas, kebakaran ada asap. Bagaimana sosialisasikan agar tidak ada yang membakar lahan,’’ pungkasnya.

Selain Kecamatan Payung Sekaki menjadi penyumbang kasus DBD tertinggi di Pekanbaru, di ikuti dengan Kecamatan Tampan 57 Kasus, Sukajadi 42 kasus, Marpoyan Damai 35 kasus, Tenayan Raya 29 kasus, Bukit Raya 28 kasus, Senapelan 17 kasus, Rumbai 16 kasus, Rumbai Pesisir 13 kasus, Limapuluh 12 kasus, Sail 11 kasus, dan Kecamatan Pekanbaru Kota 6 kasus. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook