Jarak Pandang Pekanbaru 1,2 KM

Meningkat Tajam, 448 Hotspot Muncul di Sumatera, Riau Terbanyak

Sabtu, 07 September 2019 - 10:59 WIB   [82 Klik]
Redaktur : Raja Mirza

Meningkat Tajam, 448 Hotspot Muncul di Sumatera, Riau Terbanyak


KORANMX.COM, PEKANBARU--Jumlah titik panas atau hotspot terus meningkat. Menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disejumlah wilayah Provinsi Riau. 

Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, mendeteksi sebanyak 448 titik panas di pulau Sumatera. Tersebar di 10 provinsi. 

"Hotspot update Sabtu (7/9/2019) pagi pukul 06.00 WIB terdeteksi 448 hotspot di Sumatera," kata Analis BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo, kepada koranmx.com Sabtu (7/9/2019). 

Tersebar di 10 provinsi yakni Aceh 3, Bengkulu 4, Jambi 69, Lampung 53, Sumatera Barat 4, Sumatra Selatan 103, Sumatera Utara 12, Kepri 10, Bangka Belitung 36 dan terbanyak ada di Provinsi Riau yakni 154 titik panas. 

Hotspot di Riau muncul di 8 kabupaten yakni Bengkalis 3, Kepulauan Meranti 6, Kampar 2, Kuantan Singingi 5, Rokan Hilir 2, Indragiri Hilir 34, Indragiri Hulu 42 dan terbanyak muncul di Pelalawan yakni 60 hotspot. 

"Terbanyak muncul di Pelalawan, Inhu dan Inhil," sebutnya. 

Namun, pada tingkat kepercayaan (level confidence) di atas 70 persen, di Riau hanya ada 97 titik panas, yakni Pelalawan 45 , Indragiri Hilir 19, Indragiri Hulu 25, Kuantan Singingi 1, Kepulauan Meranti 3, Rokan Hilir 2 dan Bengkalis 2 hotspot. 

"Pelalawan muncul di Kecamatan Kuala KamparKampar dan Langgam," ucapnya. 

Sementara prakiraan cuaca Provinsi Riau pada umumnya cerah berawan, berpotensi jarak pandang (visibility) yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Di antaranya Pekanbaru 1,2 KM (asap), Rengat 4 KM (asap), Dumai 2 KM (asap) dan Pelalawan 2 KM (asap). 

"Jarak pandang mengalami penurunan yang diakibatkan partikel kering seperti asap dan haze," terangnya. 

Potensi hujan ringan bersifat tidak merata dapat terjadi pada siang hari di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir. Kondisi tersebut juga dapat terjadi pada malam hingga dini hari. (***) 

 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook