4 Proyek di Makam Raja-Raja dalam Pengerjaan

Minggu, 08 September 2019 - 15:34 WIB   [43 Klik]

4 Proyek di Makam Raja-Raja dalam Pengerjaan

Kadisparbud Yusmar meninjau pelaksaan proyek di Makan Raja Raja Rambah.

ROKANHULU—Sebanyak empat proyek di areal situs cagar budaya Makam Raja-Raja Rambah yang pendanaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tahun 2019, tengah dalam pengerjaan pihak ketiga.

Kepala Disparbud Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs Yusmar MSi mengatakan, empat item proyek di situs cagar budaya Makam Raja-Raja Rambah berlokasi di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir dilakukan sejak awal Agustus 2019.

Empat proyek bersumber dari DAK APBN tahun anggaran 2019 lebih kurang Rp1,3 miliar yang dibangun situs cagar budaya itu di antaranya, pembangunan mushalla, pagar pembatas areal, jalan setapak semenisasi, dan pemasangan lampu taman.

“Setelah pengumuman lelang pada Juli, pekerjaan baru dimulai sekira awal Agustus,” jelas Yusmar, saat meninjau proyek di Makam Raja-Raja Rambah, Jumat (6/9).

Yusmar mengaku sejauh ini, dari empat item kegiatan dilakukan, baru dua kegiatan yang sudah dikerjakan, yakni pembangunan mushalla dan pagar pembatas areal.

“Untuk pembangunan jalan setapak dan pemasangan lampu taman kita lakukan setelah dua proyek ini selesai,” sebut Yusmar.

Yusmar menerangkan, pembangunan di Makam Raja-Raja Rambah baru bisa dilakukan Disparbud Rohul, setelah status kawasan situs cagar budaya Riau ini selesai.

“Walau luasnya ada sekitar 16 hektar, namun hanya 2 hektar areal saja yang bisa dikembangkan. Dua hektar ini hibah dari masyarakat,” ucapnya mengaku pembangunan juga baru bisa dilakukan setelah tidak ada lagi gejolak areal tersebut.

Yusmar mengharapkan empat item proyek di situs cagar budaya Makam Raja-Raja Rambah sudah selesai dua atau tiga bulan ke depan, tanpa ada kendala di lapangan dan diperlukan dukungan masyarakat.

“Yang perlu digaris bawahi, bila ini sudah maju tentu dampaknya untuk masyarakat, sebab lokasi ini bakal berkembang, sebab ada 11 makam keluarga raja Rambah yang dimakamkan di sini,” kata Yusmar lagi.

Yusmar menerangkan realisasi pengerjaan proyek tempat ibadah atau mushalla di Makam Raja-Raja Rambah dengan anggaran sekitar Rp547 juta baru sekira 30 persen. Sedangkan pembangunan pagar pembatas dengan anggaran sekitar Rp451 juta baru proses land clearing.

“Harapan kita di Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu ke-20 nanti (12 Oktober 2019), empat proyek sudah selesai. Kita berharap tidak ada kendala di lapangan untuk pengerjaan,” harapnya.

Yusmar menambahkan, ada tiga rumah khas di Kerajaan Rambah saat itu, seperti rumah pangkal balai, rumah atok ijok, dan rumah begonjong yang diisi para keturunan raja.

Sedangkan rumah belinggi merupakan tempat tinggal Sutan Mahmud yang merupakan perdana menteri Kerajaan Rambah yang dibantu oleh datuk-datuk adat. =MX20/ADV



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook