Pertamina RU II Dumai Masih Tertutup Seputar Kecelakaan Kerja Pembangunan Lapangan Tenis

Minggu, 08 September 2019 - 21:07 WIB   [236 Klik]
Reporter : Adi Chandra
Redaktur : Oce E Satria

Pertamina RU II Dumai Masih Tertutup  Seputar Kecelakaan Kerja Pembangunan Lapangan Tenis


KORANMX.COM, DUMAI - PT. Pertamina (Persero) RU II Dumai terkesan masih tertutup terkait kecelakaan kerja yang menimpa tiga orang karyawan sub kontraktornya saat proses pembangunan atap lapangan tenis, Jumat (6/9/2019) lalu sekitar pukul 10.00 WIB .

Hingga saat ini pihak Pertamina masih enggan memberikan jawaban terkait identitas korban dan perusahaan sub kontraktor yang mendapatkan tugas melakukan pembangunan gelanggang lapangan tenis tersebut.

"Saat ini kami masih fokus dalam penanganan korban meskipun itu sebenarnya tanggungjawab pihak ke tiga yang mendapatkan pekerjaan. Namun sampai saat ini kondisi korban masih terus kita pantau,"  ucap Pjs Unit Manager Communication Relation dan CSR Pertamina RU II, Didi Andrian Indra Kusuma kepada koranmx.com, Ahad (8/9/2019).

Dikatakannya untuk saat ini proses pembangunan dihentikan sementara dan lokasi pembangunan sudah kita lakukan pengawasan agar tidak ada kejadian yang lain yang tidak diinginkan.

Ia mengatakan, pihak kepolisian dan Dinas Tenaga Kerja juga sudah datang ke lokasi untuk melaksanakan investigasi.  Pihaknya pun secara internal juga sudah melaksanakan investigasi internal terhadap kejadian ini. Rencananya manageman pusat juga akan diundang untuk melihat dan melakukan pemeriksaan tersendiri terhadap kejadian ini.

Didi menyebutkan, untuk korban sendiri dua orang dirawat di rumah sakit Pertamina dan kondisinya sudah mulai membaik, namun masih dalam pengawasan. "Sementara satu korban lainnya kita rawat di RSUD Dumai dan kemarin sore sudah dilakukan operasi di bagian kepala korban dan terus dalam pemantauan pihak rumah sakit," ungkap Didi.

"Sampai saat ini kita dari Pertamina masih melakukan investigasi terkait kejadiaan ini dan tim dilapangan sedang bekerja," tukasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun koranmx.com di lapangan menyebutkan, saat proses pembangunan berlangsung tiang pondasi untuk penyanggah besi atap sudah terlihat miring namun PT Karya Lestari Pertiwi selaku pemenang tender tetap meneruskan proses pengerjaan.

"Kondisi tiang pondasi yang beridiri untuk penyanggah tukang tiang atap sebelumnya sudah miring bahkan sebelum dinaikkan besi untuk atap tiang yang ada dipondasi sebahagiannya sudah ditopang sama kawat seling," ujar salah seorang pekerja yang namanya tidak ingin disebutkan.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook