Bawa Bini Orang ke Rumah

Direktur Perusahaan Malaysia Digerebek Warga

Kamis, 19 September 2019 - 15:54 WIB   [526 Klik]

Direktur Perusahaan Malaysia Digerebek Warga


DUMAI-Prilaku dugaan melanggar norma adat dan budaya Kota Dumai, dilakukan oleh Presiden Direktur (Presdir) PT Kuala Lumpur Kepong Berhak (KLK) dan PT Kreasijaya Adikarya.

NA alias Nagen (35) yang merupakan Presiden Direktur PT KLK, Warga Asing (WNA), digerebek Warga Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Jumat (6/9/19) sekira pukul 22.30 WIB.

Warga sekitar yang akhirnya heboh pada saat penggerebekan mendapati rumah di huni Seorang petinggi Presiden Direktur PT KLK sedang berdua dengan seorang wanita yang bukan muhrimnya.

Menurut informasi yang di terima, Wanita itu bersamanya sedang berdua di dalam rumah dalam kondisi lampu mati, wanita yang bertatus memiliki suami itu di temukan bersama NA.

Warga yang sudah lama curiga akhirnya menggerebek pada saat  itu terkunci pada pukul 22.30. Saat itu, warga mengetahui bahwa di rumah yang dihuni NA ada seorang perempuan diketahui berprofesi sebagai kontraktor di perusahan KLK.

Pemandangan tidak wajar itu sudah sering disaksikan oleh warga. SY kerap berkunjung dengan menggunakan mobil bernomor Polisi (BP 1315 QY) ke rumah Mr Nagendran pada malam hari. Karena resah  warga pun mengintainya.

Pada saat itu rumah yang dihuni NA dalam keadaan lampu tengah rumah tidak menyala. Pintu pagar terkunci. Sehingga warga merasa curiga namun tidak mempunyai akses untuk mengintip ke dalam.

Warga akhirnya secara beramai-ramai mendatangi rumah NA. Saat itu pemilik rumah mau membuka kunci pagar. Di halaman rumah satu unit mobil dalam keadaan hidup siap meluncur.

Melihat pemilik rumah mau membukakan pintu pagar, warga pun langsung menghampiri. Mengetahui hal tersebut, NA langsung masuk ke dalam rumah, sedangkan satu unit mobil yang siap meninggalkan lokasi langsung mematikan lampu mobilnya.

Warga pun berteriak dan mencoba masuk ke rumah dan hingga mengamankan NA dan SY untuk di mintai keterangannya perihal seorang IRT yang bertamu ke rumahnya di malam hari dengan keadaan rumah sepi penghuni.

Untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan warga pun langsung membawa keduanya ke Polsek Setempat.

Pihak PT Kuala Lumpur Kepong Berhak (KLK) dan PT Kreasijaya Adikarya di konfirmasi tidak menafikan adanya kejadian itu.

Humas KLK Yogi Di konfirmasi mengatakan memang ada terjadi pengerebekan warga do kediaman Presiden Direktur. Pihaknya mengakui sebelumnya sudah di lakukan mediasi ke Polsek Dumai Barat.

Namun sejauh ini RI suami SY, belum dapat menerima kejadian itu. “Kita masih mencoba menyelesaikan ini bersama suaminya, sejauh ini belum titik terang.” Kata Yogi.=MX15



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook