Kapolda Riau Disertijab

Janji Tingkatkan Penanganan Karhutla

Senin, 30 September 2019 - 16:50 WIB   [71 Klik]

Janji Tingkatkan  Penanganan Karhutla

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memasang tanda jabatan kepada Irjen Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Riau dalam upacara sertijab di Mabes Polri, Senin (30/9) pagi.

PEKANBARU--Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Riau Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi berjanji akan meningkatkan upaya penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan.

"Kami lanjutkan upaya yang sudah ada, tingkatkan lagi. Kami akan bersama-sama dengan yang lain," kata Agung seusai pelantikan di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 30 Oktober 2019.

Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri ini akan menyusun program bersama-sama dengan pihak terkait seperti TNI dan pemerintah daerah.

Program-program yang sudah dicanangkan sebelumnya akan tetap menjadi bahan acuan dan evaluasi. "Tapi pertama lanjutkan yang sudah ada," ujar Agung.

Hari ini, 30 Oktober 2019, Agung menjabat sebagai Kapolda Riau setelah dilantik Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian. Ia menggantikan posisi Inspektur Jenderal Widodo Eko Prihastopo yang sekarang menjadi Pati Baintelkam Polri.

Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau. Jenderal bintang dua itu dilantik langsung Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam upacara serah terima jabatan (sertijab), Senin (30/9) pagi.

Upacara sertijab Kapolda Riau dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Tito menyerahkan langsung tongkat komando dan tanda jabatan dari Irjen Widodo Eko Prihastopo  kepada Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Ada dua Kapolda lainnya yang juga disertijab. Yakni Irjen Paulus Waterpauw menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Rudolf Albert Rodja. Lalu, Brigjen Merdisyam dilantik sebagai Kapolda Sultra menggantikan Brigjen Iriyanto.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolri Tito membacakan sumpah yang kemudian diikuti oleh para Kapolda baru tersebut. Mereka disumpah untuk setia pada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

“Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara daripada kepentingan saya sendiri, seseorang atau golongan,” ujar Tito, yang kemudian diikuti jajarannya.

Mutasi tiga Kapolda itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2256/IX/KEP./2019 tertanggal 27 September 2019. Kuat dugaan, Kapolri melakukan mutasi terhadap tiga Kapolda ini tak lepas dari beberapa kasus yang menjadi sorotan masyarakat di wilayah masing-masing.

Pasca dilantik di Mabes Polri, Kapolda Riau yang baru Irjen Agung Setya Imam Effendi rencananya tiba di Pekanbaru pada Selasa (1/10). Saat ini ia masih berada di Jakarta mengikuti serangkaian acara usai sertijab.

‘’Kapolda Riau yang baru, Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi akan tiba Selasa ini,’’ kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto SIK.

Mengenai proses pisah sambut, kata mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, pihaknya sedang menunggu penjadwalan. ‘’Pisah sambut sedang disusun,’’ kata Sunarto. =mx9/tc



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook