50 Persen Harus Tenaga Kerja Lokal

Perusahaan Wajib Laporkan Jumlah Tenaga Kerja

Kamis, 03 Oktober 2019 - 15:20 WIB   [72 Klik]

Perusahaan Wajib Laporkan Jumlah Tenaga Kerja


PEKANBARU--Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, menyebut masih banyak perusahaan yang membandel, tidak melaporkan jumlah serapan tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaannya.

 

Menurut Peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2002, setiap perusahaan diwajibkan untuk melaporkan jumlah karyawannya yang bekerja pada perusahaan tersebut, kepada Disnaker Kota Pekanbaru setiap bulannya.

‘’Iya masih ada beberapa perusahaan, pelaku usaha, dan pemilik hotel yang tidak melaporkan jumlah karyawannya setiap bulan. Seharusnya itu wajib mereka laporkan secara rutin, agar kita bisa memantau,’’ kata Kepala Disnaker Pekanbaru Johnny Sarikoen, melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Pekanbaru, Abdul Rahim, Kamis (3/10).

Dijelaskan Abdul Rahim, di dalam Perda nomor 4 tahun 2002, juga mengatur jumlah serapan tenaga kerja lokal bagi setiap perusahaan.

Kepada perusahaan diminta untuk merekrut tenaga kerja lokal, minimal 50 persen dari jumlah karyawan keseluruhan. Dan itu berlaku untuk lima tahun pertama sejak perusahaan dibuka.

Namun, untuk lima tahun berikutnya perusahaan wajib menerima tenaga kerja lokal, minimal 75 persen dari jumlah karyawan keseluruhan yang bekerja pada perusahaan tersebut.

Menurutnya, apabila pihak perusahaan tidak melaporkan, tentang jumlah tenaga kerja di perusahaan tersebut. Maka perusahaan dapat dikenakan sanksi kurungan enam bulan dan didenda sebesar Rp5 juta, sesuai dengan Perda nomor 4 tahun 2002.

‘’Di dalam Perda kan sudah dijelaskan, perusahaan wajib melaporkan setiap bulannya. Jika tidak, maka sesuai Perda itu akan dikenakan kurungan dan denda,’’ terang Abdul Rahim.

Ia juga tidak menampik, masih ada beberapa perusahaan yang merekrut tenaga kerja yang tidak sesuai Perda, dan tidak mengutamakan tenaga kerja lokal.

Maka dari laporan perusahaan setiap bulan yang masuk ke Disnaker tersebut, pihaknya dapat memantau perbandingan jumlah tenaga kerja lokal yang bekerja di setiap perusahaan.

‘’Oleh sebab itu kita himbau bagi perusahaan yang belum melaporkan jumlah tenaga kerja setiap bulannya, agar secara rutin melaporkan nya ke Disnaker Pekanbaru, untuk kita mantau jumlah serapan tenaga kerja lokal yang bekerja pada perusahaan,’’ pungkasnya.

Selain itu, kepada perusahaan juga diminta mengutamakan tenaga kerja yang berasal dari warga tempatan. Untuk pekerjaan yang tidak memerlukan keterampilan teknis atau khusus. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook