Ditinggal Teman Wanita

Diduga Over dosis, Warga Tampan Tewas dalam Mobil

Jumat, 04 Oktober 2019 - 22:10 WIB   [83 Klik]
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Diduga Over dosis, Warga Tampan Tewas dalam Mobil


KORANMX.COM, PEKANBARU --Satu unit mobil yang lama terparkir di Harapan Jaya, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, dicurigai warga sekitar, Jumat (4/10/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saksi mata yang pertama kali melihat keberadaan mobil tersebut adalah Gusniati (29) dan Irmaneli (31) yang juga teman korban.

Akhirnya, dari keterangan saksi kepada petugas diketahui hal ikhwal mobil dan orang yang berada di dalamnya. Saksi menceritakan, pada Kamis (3/10/2019) tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB korban menelpon Gusniati, untuk menemani korban ke salah satu tempat hiburan di Pekanbaru.

Setelah tiba di tempat hiburan tersebut, kemudian korban memesan kamar dan korban juga memesan satu bir kaleng, satu botol Sprite kaleng dan minuman lainnya.

Setelah pergi ke tempat hiburan malam, sekitar pukul 5.30 WIB dalam keadaan mabuk, saksi dan korban pulang.

''Saksi mengatakan, korban mabuk berat. Sehingga harus dipapah petugas keamanan,'' terang Budhia Dianda, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Jumat (4/10/2019) malam.

Dalam kondisi mabuk, saksi terpaksa yang harus membawa mobil menuju tempat tinggalnya.

''Saksi sempat menanyakan rumah korban, namun ia enggan diantar ke rumah,'' sebut Budhia.

Korban yang tidak mau pulang, akhirnya ditinggalkan saksi di TKP dan langsung pulang tidur.

Kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB saksi kembali melihat korban di dalam mobil. Saat itu, korban ditemukan sudah dalam keadaan kaku dan tidak bernafas.

Melihat kondisi korban, saksi  menghubungi Afrizal (32) pamannya agar melaporkan kejadian ke Polsek Rumbai Pesisir.

Setelah mendapat laporan Kapolsek Rumpes dan Kasat Reskrim beserta personil piket mendatangi TKP dan kemudian korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkari untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Menanggapi dugaan korban tewas akibat over dosis, Kasubbid Yanmed Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kompol Suprianto mengatakan, pihaknya tidak bisa mengatakan, korban tewas diduga disebabkan over dosis obat terlarang.

''Tak bisa kita pastikan korban tewas karena over dosis. Karena tidak ada pemeriksaan autopsi, atau bagian dalam tubuh korban,'' terang Supryanto.

Sementara, untuk prediksi kematian korban. Supryanto memperkirakan, korban tewas dua hingga 12 jam sebelum pemeriksaan oleh pihaknya.

Sedangkan, untuk jasad korban, sambung Supryanto, pihak keluarga nya sudah menjemput jenazahnya.

''Tadi jasad korban sudah dijemput istri dan anaknya,'' tandasnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook