Potongan Tangan Hebohkan Warga

Minggu, 06 Oktober 2019 - 16:56 WIB   [118 Klik]

Potongan Tangan Hebohkan Warga

Inilah potongan tangan yang menghebohkan warga Lipat Kain, Kampar Kiri, Kampar.

KAMPAR—Potongan tangan diduga mirip tubuh manusia ditemukan di Pasar Sabtu, Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Sontak saja, Jumat (4/10) malam itu warga sekitar heboh.

Dari mulut ke mulut, kabar ini cepat menyebar. Sehingga warga berbondong-bondong datang ke tempat kejadian untuk melihat secara langsung.

Pertama kali, potongan tangan itu ditemukan Nora Nurul Huda. Wanita 28 tahun ini menemukan potongan tangan dalam baskom cuci piring yang terletak di belakang warung miliknya.

Mulanya, Nora yang hendak berjualan makanan di Pasar Sabtu Lipatkain, sedang bersih-bersih warung. Namun, ketika hendak membuang air di baskom cucian piring, ia menemukan potongan tangan tersebut.

Dalam kondisi panik, Nora kemudian memberitahukan hal ini kepada kakaknya Astuti. Lalu  melapor ke Polsek Kampar Kiri.

Berdasarkan informasi itu, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman SSos MSi memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Daren Maisar SH beserta anggota untuk mendatangi TKP. Termasuk mengecek langsung kebenaran informasi tersebut.

Sekitar pukul 22.30 wib, Kanit Reskrim membawa potongan tangan seperti bagian tubuh manusia itu ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Isu sempat viral di tengah masyarakat Lipat Kain. Melalui media sosial Facebook, ada warga yang menyebutkan potongan tangan itu merupakan potongan tangan bayi .

Keesokan harinya, Sabtu (5/10) sekitar pukul 15.00 wib, setelah melalui beberapa pemeriksaan oleh tim Kedokteran Forensik terdiri dari Prof Dr dr Dedi Afandi, DFM SpFM, dr M Tegar Indrayana SpFM dan dr Arwan MKed For SpFM, diputuskan bahwa benda tersebut bukanlah potongan tangan manusia.

Menurut Kapolsek Kampar Kiri, potongan tangan ini berkemungkinan besar adalah potongan tangan hewan jenis primata (monyet).

Pasalnya, di belakang warung milik Nora tersebut masih terdapat semak belukar dan pepohonan karet milik masyarakat yang cendrung dijadikan tempat bermain hewan jenis monyet.

‘’Tidak menutup kemungkinan hewan jenis monyet tersebut diserang oleh binatang buas, hingga bagian tubuhnya terpotong,’’ jelas Kapolsek. =mx18



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook