Bocah Penderita Tumor DiTolak RSUD Arifin Achmad, Alasannya Karena Batuk

Rabu, 09 Oktober 2019 - 15:00 WIB   [421 Klik]
Reporter : Riawan Saputra
Redaktur : Oce E Satria

Bocah Penderita Tumor DiTolak RSUD Arifin Achmad, Alasannya Karena Batuk


KORANMX.COM, PEKANBARU --Feri Isnan Alvaro (6) yang menderita tumor harus menerima kenyataan dirinya tidak bisa dirujuk di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Hanya gara-gara batuk pihak RSUD tidak bisa merawat dirinya, karena menurut pihak RSUD bocah warga Bagan Sinembah ini hanya dirawat jalan saja.

Umi Kalsum (36) pun tidak mengerti alasan pihak RSUD yang sudah tiga kali menolak rujukan anaknya itu. Alasan pihak RSUD yang mengatakan anaknya batuk dan mengharuskan dirawat jalan pun makin membuatnya bingung.

''Sudah tiga kali anak saya ditolak rujukannya. Alasannya karena batuk, dan mereka menyuruh agar anak saya dirawat jalan saja. Bingung juga saya, sementara sakit anak saya sudah parah begini,' 'ujar Umi sedih.

Kepada koranmx.com, Rabu (9/10/2019) Umi Kalsum menjelaskan jika anak pertamanya ini sudah tiga tahun menderita sakit komplikasi seperti tumor, penyempitan jantung dan syaraf terjepit. Keadaan suaminya yang bernama M Nawir hanya bekerja serabutan dan tidak memiliki banyak uang untuk membiayai perobatan anaknya. Oleh karena itu, ia menggunakan BPJS kelas tiga untuk pengobatan anak lelakinya itu.

Umi Kalsum juga menjelaskan jika Feri Isnan sudah pernah dirawat di rumah sakit Bagan Siapi-Api dan terakhir di Puskesmas Balai Jaya - Bagan Batu. Oleh puskesmas tersebut, Feri diberi surat rujukan ke RSUD Arifin Achmad.

Namun, harapan tak sesuai kenyataan, perobatan Feri harus terganggu karena rujukannya ditolak sebanyak tiga kali oleh pihak RSUD Arifin Achmad karena alasan batuk. Feri yang keadaannya semakin lemah ditolak pada, 13 September, 25 September dan 4 Oktober 2019.

''Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi. Anak saya semakin lemah. Saya berharap agar pemerintah bisa menolong saya supaya anak saya bisa di rawat,'' harap Umi sambil menangis.

 

Nuzelli Sesalkan Riau Tak Punya Rumah Singgah

Sementara itu dr Nuzelli selaku Direktur RSUD Arifin Achmad ketika di konfirmasi mengatakan pihaknya akan mengecek permasalahan ini dulu. Dan ia mengimbau kepada masyarakat yang senasib dengan Feri agar melapor ke Zurahni selaku bagian pengaduan masyarakat di RSUD Arifin Achmad.

''Seharusnya melapor ke ibu Zurahni bagian pengaduan masyarakat kita di RSUD. Itu tak mungkin ditolak, dan kita akan cek tentang Feri ini,'' ujar Nuzelli.

Nuzelli juga mengaku jika salah satu kelemahan Riau adalah tidak punya rumah singgah. Sehingga pasien rujukan yang dari jauh seperti Feri ini tidak dapat menginap karena tak ada rumah di Pekanbaru ini.

Ia juga menyebutkan jika banyak dokter di RSUD yang berzakat untuk mengadakan rumah singgah ini. Dan itu bisa di gunakan pasien-pasien dari jauh sepeti Feri.

''Kita tak punya rumah singgah. Padahal itu perlu sekali seperti pasien seperti Feri ini. Dokter-dokter kita sudah banyak yang berzakat untuk mengadakan rumah singgah ini. Mudah-mudahan pasien dari jauh seperti Feri ini bisa memanfaatkannya,'' pungkas Nuzelli.



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook