PT Tesso Indah Jadi Fokus Ditreskrimsus

Rabu, 09 Oktober 2019 - 16:33 WIB   [42 Klik]

PEKANBARU--Setelah menahan manager operasional PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS), Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau juga fokus menuntaskan penyelidikan PT Tesso Indah (TI). Perusahaan di Indragiri Hulu ini diduga ikut menjadi penyumbang kabut asap di Bumi Lancang Kuning.

Untuk mengumpulkan bukti adanya kesengajaan ataupun kelalaian sehingga 60 hektare lahan PT TI terbakar, penyelidik sudah meminta keterangan ahli.

Petinggi perusahaan juga sudah diperiksa dalam kasus kebakaran lahan ini.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau  AKBP Andri Sudarmadi SIK, anggotanya masih di areal perusahaan terbakar mengumpulkan bukti lainnya.

Penyelidik juga membawa ahli mengecek sisa kebakaran untuk diambil sempelnya.

”Ada dua ahli sudah diminta keterangan,” kata Andri didampingi Kasubdit IV Reskrimsus Polda Riau Kompol Andi Yul SIK kepada wartawan.

Dalam waktu dekat, Andri menyebut dilakukan gelar perkara untuk menaikkan kasus PT TI dari penyelidikan ke penyidikan jika ditemukan dua alat bukti cukup. Jika naik ke penyidikan, pengusutan akan dilakukan secara maraton.

”Tapi tetap dilakukan sesuai aturan berlaku, seperti PT SSS yang dilakukan secara maraton,” kata Andri.

Menurut Andri, 60 hektare lahan PT TI yang terbakar itu diduga berada di dalam areal kerja. Api diduga tidak berasal dari luar konsesi perusahaan ataupun lahan masyarakat di sekitarnya.

Ada dugaan kebakaran lahan ini sebagai persiapan penanaman atau land clearing sebagaimana temuan Polda Riau terhadap PT SSS. Hanya saja, modus pembakaran ini belum dibeberkan lebih jauh ke publik karena masih penyelidikan.

“Hampir miriplah dengan PT SSS (modusnya), kebakaran ada di dalam (areal) perusahaan,” terang Andri.

Selain PT TI, masih ada korporasi lainnya diusut kepolisian, yaitu PT Adei Plantation. Perusahaan di Pelalawan ini diusut Bareskrim Mabes Polri dan Polda Riau membantu pengungkapannya.Untuk PT

Adei sendiri, Bupati Pelalawan HM Harris sudah diperiksa terkait statusnya sebagai kepala daerah dan pemberi izin operasional.

Tak menutup kemungkinan, Harris juga akan diminta keterangan untuk kasus kebakaran lahan PT SSS.”Nanti pada saatnya akan kami buka,” imbuh mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau ini.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook