Kapal Meledak 7 Orang Terbakar

Minggu, 27 Oktober 2019 - 17:17 WIB   [144 Klik]

Kapal Meledak 7 Orang Terbakar

Warga berupaya memadamkan api pada kapal yang terbakar usai mengisi BBM di SPBU.

INHIL--Kapal Motor (KM) Kuala Buana II GT 35 meledak di SPBU Kompak milik H Zainal di Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Usaha Bersama, Parit 13,

Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Seketika kobaran api disertai asap hitam membumbung tinggi, Sabtu (26/10) sekitar pukul 14.25 WIB.

Ledakan cukup keras membuat lima orang yang berada dalam kapal bermuatan sembako dan gas LPG itu terbakar. Termasuk dua karyawan SPBU. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri.

Meski selamat dari maut, para korban harus menjalani perawatan di RSUD Puri Husada. Sekujur tubuh mereka mengalami luka bakar yang cukup serius.

Kobaran api berhasil cepat cepat dipadamkan. Sehingga tidak menjalar ke SPBU dan rumah warga di tepian sungai tersebut.

Kapolsek KSKP Ipda Ridwan SH saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu bermula saat KM Kuala Buana mengisi BBM di SPBU H Zainal. Begitu selesai, mesin kapal dinyalakan.

“Setelah mengisi BBM, tali kapal pun dilepas. Kapten kapal bernama Budi Setiawan langsung menghidupkan mesin dan tiba-tiba mesin meledak hingga mengeluarkan api,’’ kata Kapolsek.

Lantaran dalam kapal ada jerigen yang berisi bensin, kobaran api dengan cepat membesar. Sehingga Orang yang berada dalam kapal terkena percikan api. Bahkan petugas SPBU H Zainal juga menjadi korban.

Warga sekitar dibuat panik. Sebagian ada yang berlarian menyelamatkan diri. Bahkan, ada juga yang terjun ke dalam sungai.

‘’Warga sekitar langsung membantu memadamkan api. Beruntung ada beberapa tabung racun api di spbu. Sehingga bisa cepat dipadamkan. Sedangkan kapal oleng dan tenggelam,’’ ucap Kapolsek.

Berhasil memadamkan api, petugas Polairud, BPBD dan Basarnas melakukan pencarian korban di badan kapal. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak.

“Setelah dilakukan pencarian oleh tim, Alhamdulillah tidak ditemukan adanya korban lainnya,“ terang Ridwan.

Kapal berhasil ditarik ke tepian sungai. Saat ini tim kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Bangkai kapal sudah kita tepikan ke dermaga. Sedangkan korban masih dirawat di RSUD,“ tutup Kapolsek.

Api dari Kamar Mesin                                                                                                                                                                                                                                                      Terpisah, Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin SSos menyebutkan, kapal terbakar karena diduga mengalami kerusakan mesin saat BBM di SPBU.

‘’Dugaan sementara, kebakaran berasal dari kerusakan di kamar mesin kapal,’’ kata Amiruddin SSos, Ahad (27/10) siang.

Satu dari tujuh korban, sebut Kepala Basarnas, sudah diperbolehkan pulang. ‘’Satu korban tidak terlalu parah dan sudah dibolehkan pulang ke rumah. Sedangkan enam korban lainnya masih dirawat di rumah sakit setempat,’’ kata Amiruddin.

Mengenai sumber api diduga berasal dari kamar mesin kapal. ‘’Peristiwa ini terjadi usai kapal motor mengisi bahan bakar, kapten menghidupkan mesin. Tiba-tiba ada perubahan suara pada mesin kapal dan selang waktu beberapa saat kemudian terjadi ledakan di bagian kamar mesin,’’ sebut Amiruddin.

Setelah terjadi ledakan, kapal oleng dan tenggelam. Serta hanyut dibawa arus.

Untuk menghindari api semakin membesar, kapal yang hanyut ditarik menjauh oleh tim Basarnas. Ternyata satu drum BBM jenis bensin terbakar dan hanyut mengarah ke pemukiman masyarakat.

Beruntung api hanya membakar bagian dapur dua rumah warga.‘’Api dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB,’’ ujar Amiruddin.

Amiruddin mengungkapkan, kasus terbakarnya kapal motor itu masih dalam proses penyelidikan Satuan Reskrim Polres Inhil. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya. ‘’Kasus terbakarnya kapal ini masih diselidiki Polres Inhil,’’ tutup Amiruddin. MX22/mx9



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook