Operasi Zebra Muara Takus 2019

Petugas Hunting, Sasar Delapan Jenis Pelanggaran

Rabu, 30 Oktober 2019 - 11:44 WIB   [109 Klik]

Petugas Hunting, Sasar Delapan Jenis Pelanggaran

Petugas memeriksa kelengkapan pengendara motor pada Operasi Zebra.

ROKANHULU--Hampir satu pekan pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2019, sedikitnya sudah 500 lebih tilang yang dikeluarkan Sat Lantas Polres Rokan Hulu (Rohul). Tilang diberikan kepada pengendara yang melanggar lalu lintas.

Operasi Zebra Muara Takus tahun 2019 diketahui akan berlangsung selama dua pekan. Dimulai tanggal 23 Oktober hingga lima November 2019 mendatang. 

Selama satu pekan terakhir, Satlantas Polres Rohul makin gencar melakukan razia. Tak sekadar menetap di pos, kali ini petugas juga melakukan hunting di jalan raya, guna memantau pengendara yang tidak membawa kelengkapan.

Kapolres Rohul AKBP Dasming Ginting SIK melalui Kasatgas Gakum Operasi Zebra Iptu Rudi Sudaryono SIK mengatakan, operasi ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dalam berlalulintas. Fokus melakukan penindakan kepada delapan jenis pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Diakui Rudi, selama sepekan terakhir, Satlantas Polres Rohul telah melakukan penindakan hukum kepada sebanyak 500 lebih pelanggar lalu lintas. Tindakan berupa tilang dan 18 teguran kepada pengendara, baik roda empat ataupun roda dua.

Menurut Rudi, dari total pelanggaran yang ditindak, 60 persen dilakukan pengendara roda dua. Didominasi pelanggaran melawan arus dan tidak memakai helm standar SNI. Sementara bagi pengendara roda empat tidak memakai sabuk pengaman.

"Untuk wilayah Kota Pasir Pengaraian, pelanggaran melawan arus banyak ditemukan di Simpang Tulang Gajah, Pasir Putih, Jalan Dipenogoro arah  Lapas dan Islamic Center. Rata-rata pengendara beralasan melawan arus karena jauh memutar,” jelas Iptu Rudi Sudaryono  didampingi Kanit Lantas Ipda Efendi Lupino.

Dijelaskan Iptu Rudi, meski saat ini target penindakan hukum yang ditetapkan Korlantas Mabes Polri sudah terpenuhi, namun ia mengaku tidak bangga dengan capaian target tersebut. "Kami justru akan lebih bangga jika masyarakat Rohul mematuhi aturan lalu lintas," ucapnya.

Iptu Rudi menambahkan, Operasi Zebra masih akan dilakukan lebih intens lagi hingga tanggal 5 November mendatang. Dia berharap, melalui Operasi Zebra dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. MX20



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook