Proyek Pengadaan Ternak Sapi dan Kambing

Penyelidikan Dihentikan, Alasan Belum Tahu

Rabu, 30 Oktober 2019 - 18:04 WIB   [88 Klik]

PEKANBARU—Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menghentikan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan ternak sapi dan kambing di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi  Riau.

“Ya, sudah dihentikan penyelidikannya,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan SH MH, Rabu (30/10).

Terkait dengan alasan dihentikannya kasus ini, Muspidauan mengaku belum mendapat informasinya. Pasalnya, Asisten Pidsus Kejati Riau, Hilman Azazi SH MH, sedang ada kegiatan di luar kantor.

“Alasan dihentikan saya belum tahu, karena dia (Hilman Azazi) sedang ada kegiatan di luar,” tuturnya. “Ya mungkin penyelidik belum menemukan peristiwa tindak pidananya, makanya dihentikan,” sambungnya.

Dalam proses penyelidikannya, sejumlah pihak telah dilakukan klarifikasi oleh jaksa penyelidik. Di antaranya, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PKH Provinsi Riau sekaligus selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengadaan sapi dan kambing tersebut, Elly Sumarni. Elly diketahui sudah beberapa kali memberikan keterangan di hadapan jaksa penyelidik.

Selain Elly, proses klarifikasi juga dilakukan terhadap Amnita Nasution, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pekerjaan pengadaan ternak kambing tahun 2018. Sementara pada tahun 2017, dia adalah PPTK pada pengadaan sapi Bali di lima kota/kabupaten di Riau.

Selanjutnya, jaksa penyelidik juga pernah melakukan proses klarifikasi terhadap Efendi Siburian selaku Wakil Direktur CV Buana Mitra Lestari. Perusahaan itu adalah rekanan pekerjaan pengadaan ternak kambing tahun 2018.

Tidak sampai di situ, proses klarifikasi juga dilakukan terhadap Yosrizal, Direktur PT Baginda Banua Riau. Perusahaan itu merupakan rekanan kegiatan pengadaan sapi Madura untuk Kabupaten Pelalawan, Siak, Rokan Hilir (Rohil), dan Kota Dumai tahun 2018.

Yuhendra selaku Direktur PT Melayu Muda Kontruksi, rekanan pengadaan sapi dan kambing di tahun anggaran 2018 lalu, juga beberapa kali dimintai keterangan. Termasuk mantan Kepala Dinas PKH Riau, Askyardiah Patrianov selaku Pengguna Anggaran (PA), juga diperiksa bersama Kabid Agrobisnis pada Dinas PKH Riau, Nafilson.

Berikutnya, ada juga Gatot Irianto selaku Kasi Pengembangan Kawasan Peternakan Bidang Agribisnis, dan seorang pegawai di Dinas PKH Yulius, juga pernah menjalani proses yang sama. Gatot dalam kegiatan itu selaku PPTK. Sedangkan Yulius, selaku Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP).

Pihak-pihak terkait lainnya yang pernah dimintai keterangan adalah Direktur CV Ismaya Buana Sejahtera, Des Imran Fernando. Dia adalah rekanan pengadaan hewan ternak tahun 2017. Ruwinda yang merupakan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan dan Perlengkapan dalam kegiatan tersebut, bersama Arifin, yang merupakan bendahara pengeluaran, juga pernah dimintai keterangannya.

Terakhir, jaksa penyelidik juga melakukan klarifikasi terhadap pihak PT Berdikari Insurance. Perusahaan ini diketahui merupakan penjamin pelaksaan pengadaan ternak sapi dan kambing tersebut. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook