Tujuh Kapal Asal Sumut Ditangkap

Minggu, 03 November 2019 - 16:42 WIB   [99 Klik]

Tujuh Kapal Asal  Sumut Ditangkap

Tujuh orang nakhoda kapal diamankan petugas Ditpolair Polda Riau.

PEKANBARU--Tujuh unit kapal asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (Sumut) diamankan Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau.

Semua kedapatan menangkap ikan di Provinsi Riau tanpa memiliki izin.

Penangkapan ketujuh kapal itu berlangsung di perairan Panipahan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Satu per satu diperiksa petugas sehingga diketahui tidak mengantongi Surat Izin Penangkap Ikan (SIPI) yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Riau.

Direktur Polisi Perairan (Dirpolair) Polda Riau Kombes Pol Badarudin melalui Kasubdit Gakkum AKBP DR Wawan mengatakan, penangkapan ketujuh kapal dilakukan di tempat berbeda pada Kamis (31/10) lalu.

Ketujuh nakhoda kapal juga ikut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka adalah Sinyanto (46) nakhoda KM Asahan Jaya, Rahmat (60), Suhendra (32) dan Rusmin (40) Nakhoda KM Savio bersama.

Tiga orang lagi, Toni (56) Nakhoda KM Cahaya Laut 88, Rustam (40) Nakhoda KM Gemilang dan Mangasa (41) Nahkoda KM Lautan Rezeki.

Menurut Wawan, ketujuh nakhoda kapal itu diduga melakukan tindak pidana perikanan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 100 Jo Pasal 7 ayat 2 UU RI No 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

‘’Hasilnya, tim menemukan tujuh unit kapal penangkap ikan tersebut hanya memiliki Surat Izin Penangkap Ikan (SIPI) yang diterbitkan oleh Pemda Provinsi Sumut dan hanya berlaku untuk di wilayah perairan Sumut saja,’’ ungkap Wawan.

Sedangkan untuk SIPI yang berlaku di wilayah Riau dan yang diterbitkan oleh Pemda Riau, tidak dimiliki kapal tersebut.

‘’Karena tidak memiliki izin, makanya kita amankan. Sekarang tujuh kapal itu dalam perjalanan ke kantor Ditpolair,’’ kata Wawan. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook