Aniaya Anggota Satpol-PP Inhu, Danton Dilaporkan

Selasa, 05 November 2019 - 14:59 WIB   [113 Klik]

INHU—Komandan Peleton (Danton) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Inhu berinisial RH (45) dilaporkan ke Polsek Rengat Barat. Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap anggotanya Yogi, Senin (4/11).

Menurut informasi di lapangan, kasus penganiayaan itu bermula ketika Yogi dipanggil menghadap oleh pelaku RH.  Saat itu Yogi bergegas datang menemui komandannya.

Saat berhadapan, tiba-tiba pelaku langsung menendang bagian perut korban menggunakan sepatu dinas yang dipakainya.  Tidak cukup sampai di situ, pelaku juga sempat memukul bagian kepala korban sebanyak tujuh kali.

“Aksi koboi yang dilakukan oknum Danton itu juga disaksikan anggota Satpol PP lainnya. Namun mereka tidak satupun yang berani melarang,” ungkap orangtua Yogi, Raja Imelda di kediamannya yang berada di Km 3 Jalan Pematang Reba, Pekan Heran, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Menurut Raja Imelda, siang tadi beberapa orang anggota Satpol PP sudah datang ke rumahnya. Mereka menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang terjadi tersebut.

“Mereka datang siang kemarin minta maaf dan minta damai. Saya sampaikan persoalan tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Rengat Barat,” sebut Raja Imelda.

Menurut Raja Imelda saat ditemui para awak media, selaku orangtua dirinya tidak bisa menerima perlakuan semena-mena yang dilakukan terhadap putranya.

“Kalau memang anak kami punya salah, kan ada cara lain yang bisa dilakukan. Misalnya dengan memberi surat teguran atau surat peringatan. Kalau kesalahannya memang tidak bisa ditolerir lagi, mungkin diberhentikan. Bukan dengan memukulinya sampai babak-belur,” jelas Raja Imelda sambil menyebutkan saat ini putranya Yogi masih trauma dan hanya berbaring saja di tempat tidur.

Raja Imelda juga sangat menyesalkan sikap Danton Satpol PP Kabupaten Inhu yang hingga kini tidak datang menjenguk anaknya. Kendati sudah ditunggu sampai malam, namun pelaku tak menampakkan batang hidungnya. “Kalau memang ada niat baik harusnya dia datang melihat anak kami. Tapi sampai malam ini tidak ada,” singkat Raja Imelda.

Terpisah, Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Rengat Barat Ipda Miki saat dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, saat ini pihaknya sedang memanggil para saksi dan menunggu hasil visum dari RSUD Indrasari.

“Benar, orangtua korban sudah melaporkan kejadian penganiayaan tersebut pada Senin (4/11). Saat ini kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan masih memeriksa para saksi,” tutup Ipda Miki singkat.=Mx21



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook