Bawaslu Sebut Kesulitan Saksi Ungkap Money Politic

Kamis, 07 November 2019 - 12:43 WIB   [42 Klik]
Redaktur : Raja Mirza

Bawaslu Sebut Kesulitan Saksi Ungkap Money Politic

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar memberi paparan

KORANMX.COM-PEKANBARU--Penanganan perkara politik uang atau money politic pada setiap penyelenggaraan pemilihan umum masih menjadi persoalan bagi Bawaslu RI. Lantaran ketiadaan pelapor dan saksi. 

"Perkara ini (politik uang, red) masih menjadi persoalan bagi kita dalam penanganan nya," kata Anggota Bawaslu RI Kordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi, Fritz Edward Siregar, Kamis (7/11/2019). 

Politik uang, lanjut Fritz selalu dilakukan oleh orang terdekat dan tak jarang juga dilakukan oleh tokoh masyarakat, seperti kepala desa, ketua RT, RW dan bahkan penyelenggara Pemilu itu sendiri. 

"Persoalannya apakah ada yang mau melapor dan menjadi saksi, ini menjadi persoalan kita," ucap Fritz saat ditemui usai acara Workshop Eksaminasi Undang-undang Pemilu dan Pilkada di Hotel Grand Central, Pekanbaru. 

Sementara kata Fritz, politik uang adalah pidana Pemilu yang harus dibuktikan secara sempurna. "Ini pidana, harus dibuktikan secara sempurna agar unsur pidana terpenuhi," ucapnya. 

Berdasarkan data Bawaslu RI lanjut Fritz, ada 380 perkara Pemilu yang diputus pengadilan di Indonesia pada Pilpres 2019, 45 di antaranya adalah kasus money politic. 

"Ada 380 perkara Pemilu yang diputus pengadilan pada Pilpres 2019, 45 diantaranya politik uang," sebutnya. 

"Kejahatan politik uang bukan saja menjadi tanggung jawab Bawaslu semata, namun merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam meminimalisir nya," pungkasnya. 

Sejumlah isu Pemilu lainnya juga dibahas dalam kegiatan itu, diantaranya terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), persoalan data pemilih, netralitas TNI-Polri dan tingkat partisipasi pemilih. 

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dan jajaran, Bawaslu kabupaten/kota se Riau, mahasiswa dan sejumlah media. (***) 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook