NPHD Tak Kunjung Diteken, Pilkada Inhu Terancam Tanpa Anggaran

Kamis, 07 November 2019 - 16:23 WIB   [82 Klik]
Redaktur : Raja Mirza

NPHD Tak Kunjung Diteken, Pilkada Inhu Terancam Tanpa Anggaran


KORANMX.COM, PEKANBARU--Pelaksanaan Pilkada Inhu 2020 terancam tanpa anggaran. Pasalnya, hingga saat ini pemerintah daerah (Pemda) Inhu tak kunjung menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Inhu yang notabene wajib diteken. 

"Dari 9 daerah yang melaksanakan Pilkada 2020 di Riau, hanya satu daerah yang belum menandatangani, yakni Inhu," kata Anggota Bawaslu Riau Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Neil Antariksa, Kamis (7/11/2019). 

Ditemui usai memberikan materi Workshop Eksaminasi Undang-undang Pemilu dan Pilkada di Hotel Grand Central, Kamis siang, Neil mengatakan, terkait belum ditandatangani nya NPHD tersebut, pihaknya juga telah meminta bantuan pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memfasilitasi persoalan itu. 

"Sudah, Kemendagri telah memfasilitasi hal ini (NPHD Inhu, red) dengan mengutus seorang direktur di kementrian, namun sampai saat ini belum juga diteken," ucapnya. 

"Persoalan ini seharusnya sudah selesai dalam bulan Oktober 2019 lalu, namun hingga November ini belum juga kelar," sambungnya. 

Dijelaskan Neil, anggaran yang diajukan merupakan standar yang harus dikeluarkan oleh Pemda yang melaksanakan Pilkada. Guna biaya gaji petugas ad hoc, gaji pengawas yang ada di desa atau kelurahan hingga ke tingkat TPS. 

"Ini standar yang harus dikeluarkan Pemda, kami bisa diserang orang nanti, kalau tidak dibayar," ujar nya. 

Ditambahkan Neil, pihaknya mengajukan anggaran berdasarkan kebutuhan, bukan sesuai dengan keinginan. "Dana ini kami minta berdasarkan kebutuhan bukan keinginan," pungkas Neil.

Diketahui, batas akhir penandatanganan dana hibah daerah yang ditetapkan KPU RI yakni tanggal 31 September 2019 dan sempat diundur hingga 14 Oktober 2019. (***) 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook