Dirampok Pria Bersebo, Janda Diseret dan Disekap di Garasi

Sabtu, 09 November 2019 - 00:00 WIB   [299 Klik]
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Raja Mirza

Dirampok Pria Bersebo, Janda Diseret dan Disekap di Garasi

Korban, Jusar (58) menunjuk tempatnya disekap

KORANMX.COM, PEKANBARU--Nasib mujur masih berpihak pada Jusar. Janda berusia 58 tahun ini berhasil lolos dari maut. Setelah disekap rampok bersebo di garasi rumahnya, di Jalan Seroja IV RT6/RW3 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Rabu (6/11/2019). 

Malam itu, sekitar pukul 21.30 WIB, Jus'ar baru saja usai menonton televisi di rumahnya. Sebelum beranjak ke kamar tidur. Jusar yang tinggal sendiri malam itu lantas mengecek seluruh pintu rumah dan memastikan sudah terkunci.

Belum lama berada di kamar, ia mendengar suara pintu yang berada di sisi garasi rumah berbunyi, seperti ada yang membuka. 

Lantaran curiga, Jusar bergegas keluar kamar, guna mengecek asal suara. Benar saja, ia mendapati pintu penghubung antara rumah dan garasi rumah yang tadinya telah terkunci kembali terbuka. 

"Saat itu saya rasa ada yang aneh, Kenapa bisa terbuka lagi. Padahal sebelum tidur sudah saya kunci. Saya coba tutup lagi," kata Jusar saat ditemui koranmx.com di rumah nya, Jum'at (8/11/2019). 

Jusar kaget bukan kepalang, saat akan menutup kembali pintu tersebut, ia merasakan ada sesuatu yang menarik dari balik pintu. 

Namun, ketika ia berusaha menutup pintu itu kembali, ia merasakan ada sesuatu yang menahan dari arah dalam garase. Bahkan, alangkah kagetnya korban saat melihat sosok bersebo dari arah dalam garase. 

"Begitu melihat sosok itu saya kaget dan langsung lari masuk ke dalam rumah, seraya berteriak," ucapnya. 

Tak ingin aksi nya gagal, pelaku langsung mengejar dan merangkul leher serta menutup mulut korban menggunakan tangan seraya berkata "jangan teriak".

"Mulut saya langsung ditutup pakai tangan nya, disuruh jangan teriak. Dia rangkul leher saya dari belakang dengan kuat," jelas Jusar. 

Tak sampai disitu, korban lantas diseret kedalam garasi dan tubuhnya dijatuhkan dalam kondisi telentang dan menduduki dada korban. 

Dalam kondisi tak berdaya, pelaku lantas menyumpal mulut korban menggunakan kain panjang berwarna putih. 

"Dia (pelaku,red) paksa masukan kain panjang ke mulut saya sampai gigi saya patah dua buah. Diam kata dia, saya juga sulit bernafas karena kain itu," tutur wanita yang karib disapa bu Ar ini. 

Sementara tetangga yang sempat mendengar teriakan korban masih terus mengawasi rumah dari luar. Lantaran rumah masih dalam kondisi terkunci. 

Tak lama berselang, anak korban pulang, ia kaget melihat warga sudah ramai berkumpul di rumah nya. Dengan bimbang ia bertanya, dan warga menceritakan apa yang telah terjadi. Alhasil, dibantu warga, ia langsung mendobrak pintu garasi. 

Suara gaduh membuat pelaku panik. Ia berusaha melarikan diri ke arah belakang rumah. Korban pun berhasil bangkit dan bergegas membuka pintu bagian depan garasi.

Sementara Ros, tetangga korban mengaku tak mengetahui persis kejadian malam itu. Bahkan, ia kaget saat melihat warga ramai di rumah korban yang karib disapa bu Ar ini.

"Saat itu bu Ar cuma sendirian di rumah. Anaknya lagi pergi ke Padang. Saya tidak tau pasti kejadiannya. Gak tau juga perampok itu masuk dari mana. Gigi ibuk itu patah 2 karena disumpal kain," ucapnya. 

Pelaku diketahui bernama Junaidi Salman (50) yang tidak lain adalah tetangga depan rumah korban. Pelaku juga sudah belasan tahun tinggal ditempat itu. 

"Pelaku tetangga kita juga, ngontrak di depan rumah ibuk itu (Jus'ar,red). Kita gak nyangka juga dia (pelaku) seperti itu, karena hari-hari dia cukup baik dan aktif di lingkungan," ucap Ros. 

Terpisah, Ketua RT6/RW3 Kelurahan Tobek Godang, Hery Setiawan mengatakan pelaku sudah dibujuk dan telah diserahkan ke pihak kepolisian Kamis (7/11/2019) malam. 

"Sudah kita bujuk supaya menyerahkan diri tadi malam. Sekarang sudah di Polsek Tampan," ucapnya. 

Malam kejadian, lanjut Hery, dirinya sedang berada di luar kota. Namun, karena mendapatkan laporan ada warga dirampok, ia meminta bantuan kepada masyarakat untuk mengecek ke TKP. 

Keesokan harinya, ia pulang dan mendapat laporan bahwa pelaku yang dicurigai merupakan warga. Setelah didatangi ke rumah pelaku hanya ada istri dan anak pelaku. Ia pun mencoba menghubungi pelaku melalui telepon anak pelaku. Dan akhirnya pelaku mengaku dan mau dibujuk untuk menyerahkan diri. 

"Kita telepon pakai HP anaknya. Dia mengaku dan hampir setengah jam kita bujuk. Kita temui dia di Jalan Delima untuk diantarkan ke Polsek Tampan," ucap Hary. 

Sementara Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumban Toruan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut.

"Iya, pelaku sudah kita amankan tadi malam. Diantar sama RT setempat. Motif nya karena mencuri," singkat Juper Jumat (8/11/2019).***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook