Banjir Soekarno-Hatta Bikin Macet, PUPR Akui Sejumlah Titik Rawan Belum Tertangani

Selasa, 26 November 2019 - 21:43 WIB   [81 Klik]
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Raja Mirza

Banjir Soekarno-Hatta Bikin Macet, PUPR Akui Sejumlah Titik Rawan Belum Tertangani


KORANMX.COM, PEKANBARU--Genangan air di Jalan Soekarno-Hatta simpang Jalan Seroja, Kelurahan Tobekgodang, Tampan dikeluhkan warga. Selain mengganggu aktifitas, juga menyebabkan kemacetan di lokasi yang dikenal padat arus lalu lintas, Selasa (26/11/2019).

"Beginilah kalau sudah musim hujan, banjir dan macet," kata Supriadi, saat ditemui koranmx.com Selasa (26/11/2019) sore. 

Pria yang tinggal di Jalan Abadi, Kelurahan Tobekgodang, Kecamatan Tampan ini juga mengeluhkan kondisi lalu lintas yang macet di lokasi genangan air. 

"Di sini (lokasi banjir, red) setiap hari macet, terutama pada jam sibuk, pagi dan sore," akunya. 

Pantauan koranmx.com tampak sebagian badan jalan terendam air sepanjang lebih dari 50 meter. Yang mengakibatkan antrian kendaraan mengular alias kemacetan panjang. 

Tak hanya di Jalan Soekarno-Hatta, genangan air dengan kedalaman sekitar 20 hingga 30 centimeter tersebut juga tampak menggenangi badan Jalan Seroja. 

"Ini sudah lama dan dibiarkan. Parit jalan tidak ada, kalau musim hujan ya banjir terus," aku Supriadi. 

Dirinya berharap kepada pemerintah kota Pekanbaru agar segera memperhatikan sistem drainase yang menurutnya sangat buruk. "Ya diperhatikan lah, masa di jalan protokol sebesar ini tidak ada parit jalan nya. Bukan di sini saja, Pekanbaru baru ini kalau sudah musim hujan banjir dan macet di mana-mana," ungkapnya. 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengakui masih ada beberapa titik rawan banjir yang belum tuntas ditangani pihaknya. Seperti di beberapa wilayah Kecamatan Tampan. 

"Memang belum sepenuhnya dapat kita tangani. Masih ada beberapa titik seperti Jalan Arifin Ahmad, Jalan Soekarno Hatta Hingga Pasar Arengka," kata Indra Pomi Nasution kepada koranmx.com, Selasa (26/11/2019) sore. 

Namun, pihaknya mengaku akan terus berupaya guna melakukan penanganan banjir dalam jangka pendek, dengan melakukan normalisasi ke sejumlah drainase yang menyumbat saluran air. 

Ketika ditanya terkait Jalan Soekarno Hatta kecamatan Tampan, selalu terjadi genangan air saat hujan turun dan membuat pengguna jalan terganggu. Ia mengatakan jalan itu merupakan kewenangan dari PUPR Provinsi Riau. Sebab Jalan Soekarno Hatta merupakan jalan provinsi, bukan jalan kota. 

"Kalau Jalan Soekarno Hatta itu, dekat flyover itu sebenarnya kewenangan provinsi. Tapi tetap akan kita bantu kalau ada solusi yang dapat kita lakukan," ucapnya. 

Ia juga akan meminta para camat, terutama camat Tampan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar membuang sampah pada tempatnya. Tidak lagi membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat selokan atau drainase. 

Indra juga menyebut, saat ini pihaknya dalam menyusun database sungai, anak sungai dan drainase untuk penanganan masalah banjir. Dengan data itu atau disebut peta induk, pihaknya dapat langsung mengeksekusi penanganan banjir. 

"Jangka panjangnya, kita masih menyusun peta induk drainase dan anak sungai. Agar kita dapat mengatasi permasalahan banjir ini dengan tepat," terangnya. 

Indra menambahkan, untuk daerah rawan banjir, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait yakni DLHK kota Pekanbaru untuk pembersihan dan normalisasi drainase yang tersumbat di wilayah itu. "Untuk itu, kita juga akan melakukan koordinasi dengan DLHK," pungkas Indra. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook