Diamankan Polantas, Ini Pengakuan "Pak Ogah" Saat Diinterogasi Kapolresta

Sabtu, 30 November 2019 - 23:25 WIB   [144 Klik]
Redaktur : Raja Mirza

Diamankan Polantas, Ini Pengakuan "Pak Ogah" Saat Diinterogasi Kapolresta

Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mukmin Wijaya SIK menginterogasi "Pak Ogah"

KORANMX.COM, PEKANBARU--Aksi Asrial Silaban yang berlagak seperti Polantas seketika terhenti. Pria berusia 31 tahun ini terjaring petugas Satlantas Polresta Pekanbaru dalam gelar penertiban premanisme alias Pak Ogah di U-Turn Bank BRI Jalan Tuanku Tambusai, Jumat (29/11/2019). 

"Ini giat patroli Unit BM Satlantas di Jalan T Tambusai dalam melakukan antisipasi Pak Ogah," kata Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mukmin Wijaya SIK kepada koranmx.com.

Aksi preman yang mengatur arus lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah "Pak Ogah" ini sudah sangat meresahkan masyarakat. 

Tak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya, para pelaku juga tak jarang melakukan aksi pungutan liar (pungli) dengan meminta uang kepada pengendara terutama roda empat. 

"Ini sudah sangat meresahkan, saya sudah sering mendapat laporan dari masyarakat. Tak hanya mengganggu kenyamanan pengendara namun juga kemacetan," ucapnya. 

"Bila tidak dikasih uang, para preman ini tak segan mengetuk kaca atau pintu mobil," sambung Kapolresta. 

Saat diinterogasi Kapolresta, Asrial Silaban mengaku baru pertama kali melakukan aksi Pak Ogah ini. "Baru ini pak," aku pria yang juga bekerja sebagai tukang tambal ban ini. 

Dihadapan Kapolresta, pria yang mengaku asal kota Medan ini juga mengaku tak beraksi sendirian, namun bersama dengan beberapa rekan lainnya. "Saya gak sendirian pak, ada beberapa rekan lain, tapi cuma saya yang tertangkap tadi," ucap Asrial dengan logat khas Sumatera Utara. 

Tak hanya itu, ia juga mengaku nyambi menjadi pak ogah untuk menambah penghasilan dari usaha tambal ban miliknya. "Kerja saya gak ini aja pak, tambal ban juga. Hari ini baru dapat Rp 49 ribu pak," katanya, usai menghitung uang hasil pak ogah yang disimpan dalam dompet miliknya. 

Ditambahkan Nandang, penertiban ini bersempena operasi Bina Kusuma Polresta tahun 2019. Dengan kegiatan ini pihaknya berharap tidak ada lagi aksi pemerasan di jalan raya yang dilakukan oleh preman atau yang dikenal dengan istilah pak ogah ini. 

"Harapan kita tidak ada lagi aksi premanisme atau disebut pak ogah ini di jalan raya. Dan tercipta nya rasa aman bagi masyarakat," pungkas Nandang. ***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook