Wujudkan Berakhlak Mulia dan Cinta Negara

Tim Satgas Nusantara Gencar ke Sekolah dan Kampus

Minggu, 01 Desember 2019 - 12:31 WIB   [219 Klik]
Redaktur : Armazi Yendra

Tim Satgas Nusantara Gencar ke Sekolah dan Kampus


PEKANBARU— Mewujudkan kalangan generasi muda berakhlak mulia dan cinta negara, Tim Satgas Nusantara gencar menggelar kegiatan spritual di sekolah dan kampus. Sejak di-launching bulan April 2018 silam, setidaknya sudah lima sekolah dan kampus, tim menggelar program yang diberi nama Riau Gemilang (Gerakan Memakmurkan Masjid dan Lingkungan).

‘’Metode kegiatan yang kita lakukan yakni Spiritual Quotient Training (SQT),’’ ungkap Kordinator Pelaksana Dr Rodi Wahyudi didampingi Kordinator Pelajar dan Mahasiswa M Ibrahim Riry Dharta kepada koranmx.com, kemarin.
 
 Rodi Wahyudi menjelaskan stakeholder Tim Satgas Nusantara di antaranya Polda Riau, Dinas Pendidikan Riau, ulama, akademisi dan relawan aktivitas dakwah di lingkungan masyarakat maupun kampus. Sasaran katanya khusus kepada kalangan siswa SMA sederajat dan mahasiswa.
 
 ‘’Seingat saya, sekolah yang sudah mengikuti program ini berjumlah lima sekolah dan kampus baru satu pada periode ini dan ada beberapa sekolah dan perguruan tinggi lainnya pada periode sebelumnya’’ ujar pria yang kerab disapa Ustadz Rodi ini.
 
Dijelaskan adapun sekolah yang telah mengikuti program ini di antaranya SMAN 8 Pekanbaru, SMK Pertanian Terpadu, SMAN 1 Kampar Kiri Hulu, SMAN 1 Pekanbaru, SMK Kansai Pekanbaru dan Fakultas ekonomi dan ilmu sosial, universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Mereka katanya menerima pembinaan dari narasumber yang berkompeten tentang bagaimana adab sehari-hari kepada orang tua, guru, dan dosen serta bermuhasabah diri dan juga mengikuti tahajud berjemaah.
 
‘’Tidak hanya itu juga diberi pembinaan tentang adab mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Untuk siswa kegiatan berlangsung 1 x 24 jam, sedangkan untuk siswi hanya dimulai pukul 07.30 WIB hingga 16.30 WIB,’’ terang Rodi.   
 
Rodi menambahkan sebelum kegiatan digelar, tim melaksanakan pertemuan dan menjelaskan kepada kepala sekolah. Salah satunya yang disampaikan dalam pertemuan itu kata Rodi tentang adab ahlak nilai-nilai agama dan Pancasila, khususnya sila kedua yang saat ini sangat memprihatinkan tidak dijalankan dengan sebenar-benarnya bagi generasi muda, khususnya bagi siswa maupun siswi.
 
"Pihak sekolah dan kampus yang sudah terlibat pada program ini sangat mendukung," ucap Rodi.

 Karena lanjut Rodi pihak sekolah dan kampus yang mengevaluasi hasil dari program ini terhadap para siswa/i dan mahasiswa/i sudah aktif dalam menunaikan sholat fardhu 5 waktu serta amalan sunnah dan perubahan akhlak yang lebih baik dari sebelumnya. Mereka kata Rodi juga sangat berharap agar program ini tetap dilakukan secara berkesinambungan dengan didukungnya program ini dari berbagai pihak, terutama dari pihak kepolisian yang dekat dengan masyarakat.*



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook