KPK Geledah 2 Rumah Milik Akok

Minggu, 01 Desember 2019 - 15:47 WIB   [207 Klik]
Reporter : Fanny Rizano
Redaktur : Raja Mirza

KPK Geledah 2 Rumah Milik Akok

Jubir KPK, Febri Diansyah

KORANMX.COM, BENGKALIS--Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan. Kali ini, lokasi penggeledahan berada di Kabupaten Bengkalis, Jumat (29/11/2019). Adapun yang digeledah yakni, 2 unit rumah milik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Ruby Handoko alias Akok.

Rumah pertama Akok yang digeledah oleh penyidik lembaga Antirasuah itu, berada di Jalan Tandung. Penggeledahan itu berlangsung hingga sore hari.

Usai di Jalan Tandung, penyidik menuju ke rumah Akok yang berada di Jalan Ahmad Yani. Penggeledahan di rumah kedua Akok ini, berlangsung hingga malam hari.

Terkait hal ini, Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi koranmx.com mengatakan, penggeledahan 2 rumah milik politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, terkait dengan penyidikan perkara suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Dimana dalam hal ini, orang nomor satu di Bengkalis itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Terkait dengan proyek tahun jamak, Jalan Duri-Sei Pakning dan peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis," ucap Febri.

Dilanjutkannya, dalam penggeledahan itu, penyidik melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen-dokumen atau berkas.

"Yang disita sejumlah dokumen atau berkas, yang berkaitan dengan proyek-proyek di Bengkalis," lanjutnya.

Untuk diketahui, Akok sebelum menjadi anggota DPRD, merupakan seorang kontraktor yang banyak mengerjakan proyek-proyek di kabupaten yang dijuluki 'Negeri Junjungan' itu.

Adapun beberapa proyek yang dikerjakan oleh Akok itu yakni, peningkatan Jalan Bengkalis-Prapat Tunggal (DAK), peningkatan Jalan Bengkalis-Bantan, peningkatan Jalan Bengkalis-Meskom, pemeliharaan jalan di Kecamatan Bengkalis, pemeliharaan jalan di Bantan, dan peningkatan jalan poros Simpang Bangkinang, Desa Pangkalan Batang. Total nilai proyek-proyek ini sebesar Rp44,7 miliar lebih.

Terkait dengan proyek-proyek diatas, menjadi temuan. Temuan yang dimaksud, tidak sesuai ketentuan pengadaan, mengarah pada pekerjaan subkontrak dan terdapat kelebihan pembayaran Rp2,2 miliar lebih.

Hal ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau, atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun 2017.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook