Ini Jumlah ASN di Riau Berstatus Tersangka Korupsi Tahun 2019

Selasa, 10 Desember 2019 - 17:03 WIB   [181 Klik]
Reporter : Fanny Rizano
Redaktur : Raja Mirza

Ini Jumlah ASN di Riau Berstatus Tersangka Korupsi Tahun 2019


KORANMX.COM, PEKANBARU--Selama tahun 2019, sebanyak 46 orang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh jajaran Kejaksaan di Riau, 28 di antaranya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini dikatakan Asisten Pidana Khusus (As Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Hilman Azazi SH MH kepada awak media, Senin (9/12/2019) sore. 

Pernyataan itu disampaikannya dalam ekspose penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2019 di kantor Kejati Riau.

"Yang berstatus ASN ada 28 orang tersangka. Sisanya, 18 orang non ASN berstatus tersangka," ucap Hilman.

Dalam penanganan tindak pidana korupsi, Hilman menerangkan, Kejati Riau bersama jajarannya di 12 Kabupaten/ Kota Provinsi Riau, menangani 22 perkara.

"Khusus di Kejati Riau, kami melakukan penyidikan terhadap 6 perkara. Kalau total penyidikan (ditambah 12 Kejari), ada 22 perkara," terangnya, yang didampingi Kepala Kasi Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan SH MH.

Kejari Rohul Nihil Penyidikan

Terkait dengan penanganan perkara, diterangkan Hilman, ternyata ada satu Kejari yang tidak ada menyidik perkara korupsi. Kejari yang dimaksud yakni Kejari Rohul.

"Kejari Rohul nihil penyidikan. Penyelidikan ada tapi penyidikan belum ada," terangnya.

Atas hal itu, mantan Kepala Kejari Ponorogo, Jawa Timur ini, menegaskan pihaknya telah mengingatkan Kejari Rohul yang dipimpin Freddy Daniel Simanjuntak SH itu. Menurutnya, sudah dua kali pihaknya mengirimkan surat ke Kejari Rohul.

"Kita sudah bersurat mengingatkan kalau dia (Kejari Rohul) tidak ada produk (Tipikor). Sudah dua kali sejak dia (Freddy D Simanjuntak) menjabat," Tegas Hilman Azazi.

Dalam ekspose itu, turut dihadiri seluruh kepala seksi (Kasi) bidang Pidsus Kejati Riau, seperti Kasi Penyidikan, Muhammad Iqbal SH, Kasi Penuntutan, Hanjaya Chandra SH, dan Kasi Eksekusi dan Eksaminasi, M Emri Kurniawan SH.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook