Pondok Pesantren IBS An Nizham Darussalam Desa Sahilan Berdiri, Fokus Program Tahfiz dan Bisnis

Senin, 23 Desember 2019 - 14:08 WIB   [57 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Pondok Pesantren IBS An Nizham Darussalam Desa Sahilan Berdiri, Fokus Program Tahfiz dan Bisnis

Ilustrasi

KORANMX.COM, KAMPAR - Satu lagi  pondok pesantren lahir di Riau. Adalah pondok pesantren Integrated Boarding School (IBS) An Nizham Darussalam. Berlokasi di Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar. 

Peletakan batu pertama IBS An Nizham Darussalam yang dilaksanakan Ahad (22/12/2019). Hadir saat itu anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau, Syahrul Aidi Maazat, Anggota Komisi II DPRD Riau, Ardiyansyah, Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol, dan Camat Gunung Sahilan.

Syahrul Aidi dalam sambutannya menyatakan bahwa saat ini pesantren jadi tren baru lembaga pendidikan di Riau. Khususnya di Kampar, hampir tiap tahun selalu ada pesantren baru yang tumbuh. Syahrul Aidi mengapresiasi hal itu. Bahkan kapan perlu, katanya, kita jadikan Riau ini sebagai daerah dengan pendidikan berbasis keagamaan terbesar di Indonesia. 

"Saya mengapresiasi Bang Saidul Tombang ini dalam pendirian pesantren ini. Saya yakin beliau menghadirkan lembaga pendidikan terbaik bagi Riau. Karena saya tahu beliau semenjak mondok di Islamic Centre Kampar dahulunya. Beliau adalah angkatan ketiga. Senior saya"terang Syahrul Aidi. 

Sementara itu Ardiyansyah dalam sambutannya menyampaikan konsep lembaga pendidikan yang terintegrasi ini memiliki kelebihan dari lembaga pendidikan lainnya. 

"Pesantren dengan konsep bisnis ini punya kelebihan. Sektor bisnis dari pesantren ini akan menopang sisi keuangan pondok, dan juga tentu memberikan bekal kewirausahaan bagi anak didik nantinya. Maka IBS An Nizham ini miliki banyak kelebihan." tambahnya. 

Sementara itu Repol sebagai tokoh Kampar Kiri mengapresiasi kehadiran pesantren ini. Dia menerangkan saat ini pendidikan berbasis pondok jadi penghalang perkembangan penyakit masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan anak muda. 

"Pesantren itu jadi lembaga efektif pencegahan peredaran Narkoba dan kejahatan lainnya. Kita cegah berkembangnya Pekat ini melalui pendidikan. Semoga Pekat di kalangan anak muda dapat dicegah," terang Repol. 

Repol pun mengapresiasi kehadiran pesantren ini dapat menopang perekonomian di kecamatan Gunung Sahilan nantinya. Wilayah sekitaran pondok akan makin ramai. Dan tentunya tingkat perekonomian masyarakat makin berkembang. 

Saidul Tombang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para tamu yang hadir dan juga para donatur yang tak dapat disebut nama satu per satu. 

"Insyaallah tahun ajaran 2020/2021 kita telah mulai belajar mengajar. Mulai sekarang kita telah membuka pendaftaran," sebut Saidul Tombang. 

Saidul Tombang menjelaskan, pesantren ini berbasiskan tahfiz dan bisnis. Dia akan memadukan pembelajaran dua segmen tersebut. Diambil sektor bisnis, menurut Saidul Tombang karena ke depannya generasi Islam harus lebih mandiri dan berjiwa pengusaha. Sehingga para lulusan akan lebih terjamin masa depannya karena selain bekal pendidikan pesantren, juga dibekali dengan bekal kewirausahaan. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook