Sebagai Ukuran Keberhasilan Kerja

Indra Pomi: Media Itu Mata-Mata Saya

Rabu, 05 Februari 2020 - 14:12 WIB   [377 Klik]
Reporter : Riawan Saputra
Redaktur : Oce E Satria

Indra Pomi: Media Itu Mata-Mata Saya

Indra Pomi/ net

KORANMX.COM, PEKANBARU--Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi mengaku  selalu menggunakan media massa dan jejaring sosial untuk mengukur keberhasilan kinerjanya. Hal ini ia lakukan untuk memberikan pengabdian yang terbaik untuk Kota Pekanbaru.

Rabu (5/2/2020) siang, kepada Koranmx.com, mantan Kadis PU Kabupaten Kampar ini mendedahkan pentingnya informasi yang ia peroleh dari media massa dan jejaring sosial yang selalu menginformasikan tentang pembangunan Kota Pekanbaru terutama di bidang infrastrukur. Menurutnya ia selalu membaca banyak media dan juga ikut ke dalam group jejaring sosial yang gunanya mencari informasi tentang pembangunan.

Di situ ada banyak, baik kritik maupun yang merasa terbantu dengan pembangunan yang ada di Kota Pekanbaru. Untuk kritik, dirinya langsung tanggap langsung terjun ke tempat yang di kritik itu. Seperti contoh adanya drainase yang tersumbat atau jalan yang berlobang. Dirinya dan tim langsung turun dan melakukan perbaikan.

Di situ ada kepuasan tersendiri, kinerja kita langsung di nilai khalayak ramai. Dan tidak sedikit yang merespon dengan positif. Apalagi menurutnya Walikota Pekanbaru Firdaus ST, MT memang menekankan setiap jajarannya harus peka dan tanggap akan kritikan masyarakat.

''Istilahnya media dan jejaring sosial itu adalah mata-mata bagi saya. Informasi banyak yang berguna untuk perbaikan pembangunan dan itu juga sebagai pengukur keberhasilan kinerja bagi saya. Apalagi pak Walikota juga menekankan jajarannya harus seperti itu juga,''ungkapnya.

Menurut ayah tiga anak ini, bekerja itu tidak bisa sendiri, harus banyak kawan dengan banyak kawan akan ada banyak informasi yang diperoleh. Dan ia sangat menghargai kritik-kritik yang membangun, hal itu berguna untuk kemajuan bersama di Kota Pekanbaru ini.

''Zaman juga mengharuskan kita berubah, tidak ada yang namanya antikritik. Selagi kritik itu membangun itu lah pengukur keberhasilan kinerja kita dan itu sangat membantu sekali,'' tutup Indra Pomi. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook