Pemprov Bentuk Tim Kaji Putus Kerjasama dengan PT Lippo Karawaci

Rabu, 05 Februari 2020 - 19:01 WIB   [86 Klik]
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Pemprov Bentuk Tim Kaji Putus Kerjasama dengan PT Lippo Karawaci


KORANMX.COM, PEKANBARU--Hubungan Pemprov Riau dan PT Lippo Karawaci soal pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru. Tidak lagi sejalan dan harmonis. Sehingga telah dibentuk tim untuk mengakhiri kerjasama keduanya.

Pembentukan Tim disepakati melalui rapat bersama Biro Perekonomian, Biro Hukum dan HAM, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Inspektorat Provinsi Riau pada, Selasa (4/2) kemarin. 

Sedangkan, hasil yang didapat dari pertemuan antara Biro Perekonomian dengan Biro Hukum, BPKAD dan Inspektorat Riau.

''Hasilnya disepakati untuk mengkaji pengakhiran kerjasama ini. Dengan membentuk tim,'' kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, Doni Akrom, Rabu (5/2/2020).  

Kerja tim ini, selanjutnya akan ditugaskan menganalisa dari berbagai aspek terkait pengakhiran kerjasama pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut.

Hal yang di kaji antara lain, terkait kompensasi. Kemidian, perhitungan aset sebelum berakhir kontrak kerjasama Pemprov Riau dengan Lippo Karawaci pada 2026 dan lainnya. 

''Tim ini akan mengkaji kompensasi dan perhitungan aset,'' ungkap Doni.

Menurut Doni, wacana pengakhiran kerjasama ini juga mendapat respon dari pihak Lippo Karawaci. Karema sebelumnya juga sudah pernah disampaikan Lippo.

''Awalnya mereka yang ingin mengajukan mengakhiri kerjasama ini. Namun, saat itu kita belum fokus kita situ,'' beber Doni.

Atas dasar pertimbangan, niat Lippo Karawaci yang pernah melontarkan pengakhiran kerjasama itu. Maka, pihaknya mencoba mengkaji bagaimana kalau pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru dikelola sendiri.

Sedangkan, keputusan terbaru. Pemprov akan mengkaji mengelolanya sendiri. Sehingga perlu melihat dan mempertimbangkan aturan yang ada di pemerintah. 

''Contohnya, seperti di Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengakhiran kerjasama dan Permendagri tentang pengelolaan aset seperti apa,'' pungkas Doni.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook