Polres Rohul Tak Akan Kasih Ampun Soal Karhutla

Jumat, 07 Februari 2020 - 18:01 WIB   [44 Klik]
Reporter : Amin Syukri
Redaktur : Oce E Satria

Polres Rohul Tak Akan Kasih Ampun Soal Karhutla

Personel Polsek Rambah Samo, Koramil 02/Rambah, pihak PT SAI juga pihak Kecamatan Rambah Samo, ikut padamkan api dalam simulasi penanggulangan Karhutla. [Foto:HRC]

KORANMX.COM, ROHUL -- Polres Rokan Hulu (Rohul) beserta jajaran berkomitmen dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu juga tegas dalam memberikan sanksi hukum kepada pelaku karhutla.

Hal itu disampaikan Kapolsek Rambah Samo Iptu Dedi Siswanto SH MM saat memberikan arahan pada kegiatan  Apel Kesiapan dan Deklarasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah hukum Polsek Rambah Samo, Kamis (6/2/2020).

Pada kesempatan itu, Iptu Dedi menegaskan, ancaman bagi pelaku karlahut sangat tegas. Untuk itu dirinya mengimbau seluruh elemen masyarakat bersatu dalam menjaga agar tidak terjadi karhutla di wilayah itu.

“Kepada masyarakat, kita imbau jangan membuka lahan dengan cara membakar. Karena sanksi hukumnya sangat tegas,”kata Iptu Dedi pada sambutannya.
Selain itu, Iptu Dedi juga menegaskan, dalam penindakan pelaku pembakaran hutan dan lahan tidak pandang bulu. Baik itu perorangan atau pihak perusahaan.
“Kita berkomitmen, tidak ada ampun bagi pelaku karhutla,” tegasnya sambil meminta kepada pihak terkait agar menggunakan aplikasi lancang kuning guna memantau adanya potensi titik api.

Apel tersebut, juga dihadiri Camat Rambah Samo Herokertus Sembiring, Danramil 02/Rambah Kapten Inf Kasmir diwakili Serka Sunardi, Perwakilan Puskesmas setempat, Pemadam dari PT SAI, MPA Rambah Samo, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan masyarakat sekitar.
Di tempat sama, Camat Rambah Samo Herokertus menyampaikan, pihaknya berkomitmen mencegah terjadinya kebakaran. Pasalnya, kebakaran berdampak luas kepada masyarakt.

Diakui Herokertus, perlu disadari tugas pokok TNI - Polri bukan memadamkan api, akan tetapi karena kepedulian dan rasa tanggung jawab menjaga stabilitas perekonomian dan kesehatan untuk masyarakat, maka saat ini permasalahan ini kita jadikan tanggung jawab bersama dalam mencegah, menanggulangi dan melawan tindakan pembakaran hutan dan lahan.

“Selain itu, meskipun kita sudah banyak berbuat untuk kemajuan Kecamatan Rambah Samo, jika terjadi karhutla, kita tetap dinilai gagal oleh pimpinan,” ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, para perangkat Desa se-Kecamatan Rambah Samo serta perusahaan-perusahaan setempat juga menghadirkan kelengkapan sarana dan prasarana serta peralatan pemadam  dalam rangka untuk pencegahan karhutla di Kecamatan Rambah Samo. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook