Jambret Makin Mengganas di Pangkalan Kerinci

Minggu, 09 Februari 2020 - 14:41 WIB   [129 Klik]
Reporter : M Said
Redaktur : Oce E Satria

Jambret Makin Mengganas di Pangkalan Kerinci


KORANMX.COM, PANGKALANKERINCI --- Jambret kembali marak di kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Sasarannya terutama para emak-emak yang kini dibuat resah.

“Hampir tiap hari ada kabar orang kena jambret di Kerinci ini. Jadi aku dan emak-emak lainya pada dibuat takut kemana-mana,” ungkap Rita (35) warga Jalan Akasia, Pangkalan Kerinci kepada Koranmx.com.

Apalagi aksi kawanan jambret tidak pandang korbannya. Selain ibu-ibu,  juga anak sekolah. Di kala ada kesempatan langsung beraksi, dengan sasaran perhiasan emas berupa gelang dan kalung, serta dompet dan handphone.

“Mereka mengincar bukan aja ibu-ibu yang lagi bawa motor. Tapi juga anak-anak yang lagi jalan kaki atau berdiri di pinggir jalan,” ucap Rita lagi.

Dari data yang berhasil dirangkum, beberapa korban.jambret misalnya, Marsita seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di kantor Bappeda. Ia dijambret di dekat rumah Dinas Wakil Bupati Pelalawan, Rabu (29/1) silam.

Berselang sehari kemudian, Jurnaini (33) guru MTsN 1 juga jadi korban jambret, di Jalan Tengku Said Jaafar, Terusan Baru Pangkalan Kerinci, Kamis (30/1) sekira pukul 15.18 WIB

Akibatnya gelang emas 24 karat seberat 10 gram raib di rampas dua pelaku yang mengendarai sepda motor matic. Tapi sayang nopol kendaraanya tak sempat dilihat. Pelaku saat itu mengunakan helm.

Belum lagi hilang trauma kedua emak-emak itu, kembali aksi jambret terjadi di Jalan Akasia Ujung. Seorang ibu menjadi korban jambret. Gelang emasnya dirampas jambret yang kabur ke arah jalan koridor RAPP

Begitu juga di Jalan Pemda, dekat simpang Indomaret, dua ibu-ibu dijambret yang hanya berselang dua jam. Dengan pelaku yang sama mengendarai motor matic. Walau sempat di kejar, tapi pelaku berhasil kabur.

Kemudian di perempatan lampu merah, jalan Lintas Timur, juga kawanan jambret beraksi dengan merampas tas seorang wanita yang sedang mengendarai motor. Tapi sayang indentitas korban belum diketahui, karena usai kejadian segera pulang.

“Ada beberapa kali pelakunya sempat dikejar warga. Tapi sepertinya mereka sudah profesional. Jadi begitu berhasil merampas harta korban langsung tancap gas,” kata Rahmat yang mengaku sempat mengejar pelaku ketika beraksi di jalan Pemda tersebut.

Kini kawanan jambret yang kian meresahkan  karena berani  beraksi di tempat keramaian. Telah banyak emak-emak jadi korban. Sementara pelaku belum ditangkap polisi dan terus berkeliaran mencari korban.

Kapolres Pelalawan AKBP M Hasyim Risahindua ketika dikonfirmasi Koranmx.com melalui Kasubbag Humas Iptu Edy Haryanto SH, membenarkan adanya beberapa kasus pencurian dengan kekerasan alias jambret tersebut.

“Pelaku masih dalam lidik dan hanya ada beberapa korban yang telah melapor. Untuk itu kita mengimbau kepada ibu-ibu agar tetap berhati-hati jangan menggunakan perhiasan yg berlebihan dan hindari lokasi atau jalan  yang sepi,” ungkap Kasubbag Humas.

Namun ditambahkan Edy, selain telah memasang spanduk imbauan, juga patroli rutin digelar di titik rawan, oleh personel Babinkamtibmas, Polantas, dan Reskrim.

Walau polisi telah melakukan patroli rutin. tapi pelaku beraksi berpindah-pindah. Dalam dua pekan ini hampir sepuluh emak-emak yang dikabarkan jadi korban keganasan jambret di ibu kota Kabupaten Pelalawan.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook