17 Mahasiswa dan 3 ASN Terlibat

Sita 98 Kg Sabu Sejak Januari, Kapolda : Itu Tandanya Riau Jalur Pavorit Para Sindikat

Minggu, 09 Februari 2020 - 16:23 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Raja Mirza

Sita 98 Kg Sabu Sejak Januari, Kapolda : Itu Tandanya Riau Jalur Pavorit Para Sindikat


KORANMX.COM, PEKANBARU--Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyebut, sejak awal tahun 2020 sampai saat ini, Ahad (9/2/2020) pihaknya dan jajaran telah menyita sebanyak 98,21 Kilogram Sabu. 

''Seluruh kasus narkoba ada 215 kasus sejak awal tahun," sebut Agung.

Sementara itu, dari seluruh pengungkapan itu, total tersangka yang berhasil di tahan sebanyak 305 orang. 

Adapun rincian seluruh kasus Narkoba yang diamankan Polda Riau bersama jajaran sejak 1 Januari hingga 8 Februari 2020 telah menyita 98,21 kilogram sabu, 901 butir ekstasi, 5,48 kilogram ganja serta 9.804 butir pil Happy Five.

"Total 98,21 kilogram sabu itu menandakan, Riau menjadi jalur pavorit para sindikat,'' ungkap Agung.

Sementara, profesi pelaku yang diamankan dalam kasus narkoba berasal dari berbagai latar belakang, diantaranya tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN), lima pekerja swasta, 48 merupakan wiraswasta, 103 orang petani.

Kemudian, 17 orang merupakan mahasiswa, buruh dua orang, pengangguran 25 orang dan lain-lain sebanyak 102 orang.

''Total tangkapan itu menandakan, bahwa bisnis Narkoba sangat menggiurkan. Namun, enaknya hanya dua jam seperti di Syurga. Sisanya 22 jam seperti di Neraka,'' tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, bisnis Narkoba memang menjanjikan secara ekonomi. Sehingga, dapat membuat 17 mahasiswa mau terlibat.

''Kedepan, semua pihak akan kita gandeng untuk perang melawan narkoba,'' sebut Agung.

Atas keberhasilan pengungkapan ini, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi Sik SH MSI menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Dumai yang telah memberikan informasi yang diberikan sehingga bisa dengan cepat ditindaklanjuti untuk diungkap. 

''Bersama sama kita ingin tuntaskan, oleh karena itu butuh sinergitas semua pihak.
Strategi kita adalah dengan menekan  dan memberantas pengedar dan bandar,'' kata Agung.

Ucapan terimakasih disampaikan Kapolda atas hukuman tegas terhadap pengedar Narkoba yang diberikan vonis mati di Pengadilan Negeri Dumai.

''Kita ingin mereka ini diberikan hukuman yang berat. Hal ini yang ingin terus kita gelorakan. Terimakasih dan apresiasi juga kepada para Forkopimda yang telah melakukan upaya pencegahan dan gerakan anti narkoba serta gerakan melawan narkoba. Kami tidak akan pernah berhenti untuk terus melakukan upaya pengungkapan,'' tegas Agung.

Hadir dalam konferensi pers Ka BNNP Riau Brigjen Untung Subagyo, Kakanwil Bea Cukai Riau, Kepala Imigrasi, DanLanal Dumai, Kajati Riau, Ketua Pengadilan Negeri Riau, Kakanwil Kemenkumham, Ka Balai POM Pku dan Ketua LAM Riau, yang masing masing memberikan apresiasi Polda atas keberhasilan pengungkapan narkoba.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook