Hanafiah: Pemecatan Sudah Sesuai Aturan

Pengurus DPC PDIP Kampar Klarifikasi Pemecatan Morlan Simanjuntak

Rabu, 12 Februari 2020 - 10:26 WIB  
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Kornel Panggabean

Pengurus DPC PDIP Kampar Klarifikasi Pemecatan Morlan Simanjuntak


KORANMX.COM, PEKANBARU - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kampar, mengklarifikasi terkait pemecatan salah satu kader PDIP Morlan Simanjuntak, dalam konferensi pers yang digelar, Selasa (11/2/2020) sore. 

Dalam konferensi pers yang digelar di Teras Kayu Resto, Jalan Durian Kecamatan Sukajadi Pekanbaru itu dihadiri langsung oleh Ketua DPC PDIP Kampar Hanafiah, Sekretaris DPC PDIP Kampar Triska Feli, Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Anotona Nazara, dan Ketua Badan Kehormatan Taufik Aldini. 

Hanafiah mengatakan, pemecatan salah satu anggota PDIP Morlan Simanjuntak yang juga merupakan anggota DPRD itu sudah sesuai dengan aturan partai. Pasalnya, Morlan Simanjuntak diketahui telah memanipulasi data pencalonan nya sebagai anggota DPRD dapil Kampar. 

"Karena saudara Morlan Simanjuntak ditetapkan oleh pengadilan sebagai terpidana. Dan atas dasar itu partai melakukan pemecatan kepada beliau," kata Hanafiah. 

Dijelaskannya, Morlan terlibat tindak pidana diwilayah hukum kabupaten Siak. Saat itu pengurus mengetahui dari pemberitaan yang muncul dari media masa. Setelah diselidiki, kata Hanafiah, Morlan diketahui masih memiliki sisa kurungan yang belum ia jalani selama 5bulan 3hari.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kampar Triska Felia mengatakan, saat Morlan dilantik pada Agustus 2019 lalu sebagai anggota DPRD dapil Kampar periode 2019-2024, dirinya berstatus tahanan LP kabupaten Siak. 

"Aturan PKPU nomor 5, tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPRD diatur dalam UU nomor 7 tahun 2017, tentang penyelenggara pemilihan umum, Calon yang berstatus sebagai pidana yang menjalani hukuman. Saat itu Morlan sedang berstatus terpidana, dan sedang menjalani hukuman. Atas dasar itu adanya surat pemecatan kepada beliau," ujar Feli. 

Feli juga membantah terhadap tudingan Morlan, bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh Sekjen PDIP Hasto kritiyanto, agar pemecatan terhadap dirinya dibatalkan. 

"Itu tidak benar sekjen kami minta duit ke Morlan Simanjuntak agar tidak jadi dipecat. Itu hanya isu yang muncul dari lawan politik kami. Katanya ada barang bukti ada bukti permintaan sejumlah uang, saya sudah komunikasi sama pak Hasto dan itu tidak benar. Dia juga tidak ada bukti menuduh seperti itu," paparnya. 

Bahkan dikatakan Feli, dirinya dapat melakukan somasi atas pemberitaan bohong seperti itu, dan akan menuntut atas pencemaran nama baik partai. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook