Dikemas Plastik Teh China, BNN Sita 1 Kg Sabu dari Perumahan Cipta Karya Mandiri

Kamis, 13 Februari 2020 - 12:37 WIB   [124 Klik]
Reporter : Fanny Rizano
Redaktur : Raja Mirza

Dikemas Plastik Teh China, BNN Sita 1 Kg Sabu dari Perumahan Cipta Karya Mandiri

(Foto : Ilustrasi)

KORANMX.COM, PEKANBARU--Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, menangkap seorang pelaku peredaran Narkoba jenis sabu, Selasa (11/2/2020) malam. Dari tangan pelaku, BNN mengamankan barang bukti berupa sabu lebih dari 1 Kg dan puluhan Ekstasi. Penangkapan tersebut berlangsung di Perumahan Cipta Karya Mandiri, Gang Gajus, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.

Demikian dikatakan Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjend Pol Untung Subagyo saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Pemberantasan, Kompol Khodirin.

"Pelaku berinisial NH. Dari tangannya kita amankan beberapa barang bukti. Diantaranya, satu bungkus besar berisikan sabu yang dikemas dalam plastik teh China merk Guan Yin Wang berwarna hijau. Kemudian 6 paket sabu berukuran sedang. Lalu kita juga mengamankan dua bungkus plastik berisikan pil ekstasi berbentuk boneka warna hijau sebanyak 41 butir," ucap Khodirin, Kamis (13/2/2020).

Dilanjutkannya, pengungkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi terkait aktivitas pelaku yang menyimpan dan mengedarkan Narkoba jenis sabu dan ekstasi di perumahan tersebut.

"Atas informasi itu, kami melakukan penyelidikan. Informasi itu kami terima hari Senin (10/2/2020). Pelaku kami tangkap hari Selasa malam di dalam rumahnya," lanjutnya.

Setelah menemukan barang bukti Narkoba itu di dalam rumah tersebut, diterangkannya, pihaknya langsung melakukan interogasi terhadap pelaku.  Dimana, dalam pengakuan pelaku, ia mendapatkan sabu dan ekstasi tersebut dari seseorang bernama Jul.

"Jadi pelaku ini melakukan transaksi (Narkoba) diarahkan oleh seseorang bernama Jul. Modusnya meletakkan barang disuatu tempat, kemudian pelaku nanti yang mengarahkan calon pembelinya untuk mengambil barang tersebut," terangnya.

"Untuk yang mengarahkan pelaku ini, si Jul itu, sedang kita buru. Yang jelas ini masih kita kembangkan," tambahnya.

Ditambahkannya, terhadap pelaku NH, pihaknya menjerat dalam Pasal 114 ayat 2 Jo 112 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman maksimal 20 tahun penjara," tambahnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook