Diduga Penyimpangan KPM

Penerima BPNT di Kabupaten Kampar Diberikan Beras Medium dan Telur 15 Butir

Selasa, 18 Februari 2020 - 21:55 WIB  
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

Penerima BPNT di Kabupaten Kampar Diberikan Beras Medium dan Telur 15 Butir


KORANMX.COM, BANGKINANG - Diduga  di tahun 2019 kemarin banyak penyimpangan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Kampar. Penerima tidak mendapatkan bantuan sesuai hak yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yang mana seharusnya  mendapat beras Premium diberikan beras Medium. Bahkan yang mirisnya lagi KPM hanya diberikan telur sebanyak 15 butir.

Penelusuran Koranmx.com, di Kecamatan Kampar Kiri tepatnya di Desa Tanjung Harapan dan Desa Domo, warga di sana mendapatkan 3 karung beras yang  satu Premium dan 2  Medium sebanyak 15 kg. "Kadang dapat 2 Premium dan 1 medium," kata Syamsidar dan Roni, penerima BPNT .‎"Kami mendapatkan beras medium itu mulai dari bulan September. Sedangkan telor kami hanya mendapat 15 butir saja, " katanya.

Mereka juga menyampaikan mengenai pengambilan beras itu didapatnya dari toko pemilik BRI Link, yang berada di Desa Tanjung Mas. "Karena jaringan susah di Desa kami, makanya ngambil di desa sebelah," jelasnya.

Sedangkan Roni, mengambil beras tersebut di kedai BRI Link yang ada di Desa Domo. "Kami berikan ATM kami lalu beras dan telur diberikan merekan,"katanya.

Mengenai bantuan, katanya harusnya mendapat Beras Premium ini,  masyarakat sama sekali kami tidak tahu. "Jadi saat saya BRI Link itu, saya serahkan saja ATM kepada mereka, dan toko itu memberikan 3 karung beras 1 premiun dan 1 medium, kemudian telor 15 butir,"ucapnya sembari menjelaskan bahwa mereka penerima BPNT menerima Rp110.000 perbulan.


Itu Urusan Bulog dan Dinas Sosial

Korditanor PKH Kampar Elkis, menyebutkan kalau tugas mereka hanya memantau saja, jadi bukan bertugas sebagai penyalur. " Jadi mengenai pendistribusian beras adalah bulog dan mengenai telor itu bisa ditanyakan ke Dinas Sosial Kampar," katanya Selasa (18/2/2020).

"Jadi mengenai barang barang tersebut bukan tugas kami," kata Elkis. "Karena kami hanya bertugas sebagai mediasi saja antara KPM, Agen dan Dinas Sosial dalam penyaluran. " Mengenai urusan barang bukan tugas kami. Kecuali kalau ada KPM nggak dapat baru kami fasilitasi," jelasnya.

Mengenai penerima BPNT harus mendapatkan beras yang premium, katanya, karena  dulu sudah pernah dijumpai penerima mendapatkan beras Medium, jadi sudah pernah disampaikan kepada bulog juga. "Jadi saya juga pernah menjumpai ada yang menerima medium. Namun kata bulog itu premium, jadi tanyakan saja sama bulognya,"ungkapnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook