Berebut Aset di Rumah Dinas Bupati Bengkalis?

Minggu, 23 Februari 2020 - 10:00 WIB  
Reporter : Handana
Redaktur : Oce E Satria

Berebut Aset di Rumah Dinas Bupati Bengkalis?

Rumah Dinas Bupati Bengkalis, Wisma Srimahkota. [Foto: Handana]

KORANMX.COM, BENGKALIS – Pasca ditetapkannya Bupati Bengkalis, Amril Mukminin sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Bupati Muhammad kemudian ditunjuk sebagai Plt Bupati, suasana di Bengkalis memanas.

Meskipun status hukum Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat ini masih dalam proses alias belum inkrah (belum memiliki kekuatan hukum tetap dari pengadilan), tapi aset - aset yang berada di rumah dinas Jalan Antara Kota Bengkalis, diduga sudah kuasai Plt Bupati Muhammad.

Koordinator Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (AMMAN) Riau, Didik Arianto menuding pengambilalihan aset di rumah dinas bupati itu arogan dan semena-mena.

“Ini ada pelanggaran hukum atas aset - aset milik daerah, yaitu aset Bupati Bengkalis Defenitif yang dirampas dan disalahgunakan. Muhammad hanya sebagai Plt Bupati dan Wakil Bupati, jadi dia sekaligus keluarga karib kerabatnya tidak berhak merampas dan menyalahgunakannya,” tutur Didik Arianto, Sabtu (22/2/2020)

Padahal menurut Didik, Plt Bupati belum memiliki kekuatan hukum untuk menguasai apalagi merampas aset Bupati Bengkalis defenitif.  Muhammad, tegasnya, hanya menjabat sebagai wakil bupati definitif, sehingga aset yang boleh dikuasainya hanya sebatas milik wakil bupati saja karena keputusan hukum terhadap Bupati Bengkalis belum inkrah.

Informasi yang diterima oleh Koranmx.com dari berbagai sumber menyebutkan, sejumlah aset yang dikuasai oleh kerabat Plt Bupati Muhammad dari rumah dinas Blbupati antara seluruh mobil dinas operasinal bupati. Bahkan  mobil dinas bupati Toyota Alphard BM 1725 D dijadikan kendaraan yang membawa mempelai laki-laki di acara pernikahan putri Plt Bupati Bengkalis Muhammad. Selanjutnya Rumah Dinas Bupati Bengkalis juga dijadikan penginapan mempelai laki-laki atau calon besannya, saat pernikahan putri Plt Bupati Muhammad beberapa hari yang lalu.

Didik menegaskan bahwa ini adalah bentuk arogansi Plt Bupati Muhammad, sekaligus mengangkangi aturan, sebab menurut dia, Plt belum memiliki wewenang yang penuh seperti Bupati Bengkalis Defenitif.

“Ini adalah bentuk arogansi Plt Bupati dalam menggunakan fasilitas-fasilitas di kediaman resmi bupati. Kita juga mengecam ketidaktegasan Bagian Umum dan Satpol PP yang hanya diam membisu,” tambahnya.

Kerabat dan keluarga Plt Bupati Muhammad yang sempat terlihat mengambil alih aset dari rumdis Bupati Bengkalis, antara lain adalah Muska Arya,mantan terpidana kasus pemalsuan tanda tangan bupati, Ahmad Tarmizi alias Amad Tetap Jaya (kontraktor), Azuri salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Bengkalis dan beberapa orang lainnya.

Sementara itu Kabag Umum Setdakab Bengkalis Fakhrurazy dikonfirmasi melalui Kasubag Rumah Tangga Kevin Rafizariandi  mengatakan, pemakaian aset itu atas instruksi Plt Bupati Bengkalis Muhammad.

“Itu (pemakaian aset dari Rumdis Bupati) instruksi Plt Bupati Bengkalis. Kami sebagai bawahan hanya menjalankan tugas saja,” ungkap Kevin.***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook