Belasan Warga Kampar   Korban Investasi Bodong, Melapor ke Polda

Minggu, 23 Februari 2020 - 19:00 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Belasan Warga Kampar   Korban Investasi Bodong, Melapor ke Polda


KORANMX.COM, PEKANBARU-- Belasan warga Kampar mewakili ribuan korban investasi bodong, yang diproses di Polda Jawa Timur. Mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polda Riau, Sabtu (22/2/2020) siang.

Mereka datang bertujuan melaporkan CV Jaya Manunggal Mandiri Cq CV Tri Manunggal Jaya di Ponorogo. 

Belasan orang yang mewakili ribuan warga yang tertipu itu, Ahmad Muhajirin, Ahmad Sulaiman, Joko Yulianto. Kemudian, Siman, Andika Afilianto dan Desi Sudarsih, Siti Maryam, Fatimah, Mugiyono, Doraeni, Solihin, Sohimin, Sulaiman, Mardi, Prasetyo, Desi Yuliana, Aris Widodo hingga Jalinur.

Para warga yang mengaku korban ini datang bersama LBH POSBAKUMADIN, Advokat dan Pembela Masyarakat yakni Tim kuasa Hukum antara lain Sahat M Siregar SH, Polman Sinaga SH, Heri Setiawan SH, Rio Jariaman SH.

Desi salah satu korban dalam keterangannya mengatakan, ia mengalami kerugian Rp519 juta. Sedangkan, sejak ikut investasi, ia baru menerima 5 kali dengan total sekali menerima lebih kurang Rp2,5 jutaan.

''Sejak menerima lima kali, sampai sekarang tidak ada lagi. Lalu, saat ditanya mereka hanya janji-janji,'' terang Desi.

Bentuk investasi yang ditawarkan CV.Jaya Manunggal Mandiri Cq CV Tri Manunggal Jaya di Ponorogo, adalah menawarkan ini berinvestasi sapi perah.

Desi mengaku bergabung investasi dengan paket 6 sudah setahun lebih. Sedangkan, untuk paket yang 21, baru akhir tahun lalu dan sampai saat ini belum mendapatkan hasilnya.

Uang Rp519 juta itu, sambung Desi, dua kali setor kepada perwakilan yang ada ditempatnya.

Setoran pertama sekitar 100 jutaan, dengan harga sapi Rp17,665 jutaan. Selanjutnya, untuk harga sapi 19 jutaan di setor kemarin. Terakhir ini, dikarenakan harga sapi naik.

Ketertarikannya, berawal dari informasi dari para tetangga yang telah mendapatkan hasil. 

''Perwakilan mereka yang di Kampar, menawarkan dengan cara datang ke rumah-rumah,'' ungkap Desi.

BACA JUGA:

Hampir 1.260 Warga Kampar Ternyata Jadi Korban Investasi Bodong

 

Seluruh uang itu, kata Desi disetor ke rekening Andi Prasetyo merupakan CV Jaya Manunggal Mandiri.

''Kata Andi uang itu mau disetor ke kantor pusat,'' beber Desi. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook