Ketiga Kalinya, Plt Bupati Bengkalis Mangkir Dipanggil Penyidik

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:47 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Raja Mirza

Ketiga Kalinya, Plt Bupati Bengkalis Mangkir Dipanggil Penyidik

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto

KORANMX.COM, PEKANBARU--Sesuai jadwal, Muhammad yang saat ini berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Bengkalis. Harus memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Terkait keterlibatannya dalam dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil). 

Namun, ditunggu waktu batas kedatangannya  hingga Selasa (25/2/2020) sore ini. Mantan Kadis PU itu tidak ada kabar.

Ketidakhadiran Muhamad ini, pada panggilan ketiga ini dibenarkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, saat dikonfirmasi.

''Sudah saya tanyakan ke penyidik. Memang (Muhamad,red) belum datang,'' terang Sunarto.

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara ini mengatakan, penyidik tidak mengetahui atau tidak mendapatkan alasannya tidak hadir.

Menurut Sunarto, surat pemanggilan ketiga dalam statusnya sebagai tersangka ini sudah jauh-jauh hari dilayangkan.

''Sampai sore ini penyidik memastikan dia (Muhamad, red) memang tidak hadir,'' ungkap perwira berpangkat melati tiga ini.

Pemanggilan terhadap Muhammad ini, bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, ia juga pernah dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka pada Kamis (6/2/2020) lalu. Dia kemudian dipanggil lagi pada Senin (10/2/2020).

Namun, hasil yang sama didapat penyidik. Karena dua kali surat pemanggilan itu, tidak diindahkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis itu.

Sesuai undang-undang yang berlaku, Muhammad terancam dijemput paksa. Karena tiga kali tidak mengindahkan pemanggilannya.

Menjawab upaya pemanggilan paksa ini, Sunarto mengataka, masih perlu mempertanyakan langkah yang akan ditempuh penyidik.

''Saya tanya dulu ke penyidik. Yang jelas penyidik sampai saat ini menunggu kehadirannya,'' ujar Sunarto.

Untuk diketahui, penetapan Muhammad sebagai tersangka diketahui setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menyebutkan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) perkara dugaan korupsi pipa transmisi PDAM senilai Rp3,4 miliar dengan mencantumkan nama wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook