Gubri Tetapkan Riau Status Siaga Darurat Covid-19

Senin, 16 Maret 2020 - 20:26 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Gubri Tetapkan Riau Status Siaga Darurat Covid-19


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Gubernur Riau, Syamsuar menetapkan status Riau Siaga Darurat Bencana Non Alam karena virus corona (Covid-19).

Gubernur beralasan, penetapan status itu mengingat letak geografis Provinsi Riau, yang bertetangga langsung dengan Malaysia dan Singapura. Kemudian, bersamaan dengan bertambahnya daftar orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien  dalam pengawasan (PDP) virus Corona di Riau. 

Penetapan status ini, diberlakukan per tanggal 16 Maret 2020, hingga sebulan ke depan di hari Senin (16/4/2020) mendatang.

''Status siaga darurat (corona, red) ini berlaku selama sebulan kedepan hingga 16 April 2020,'' kata Gubri usai menggelar rapat tertutup di Balai Serindit, Gubernuran Riau, Senin (16/3/2020).

Menurut Syamsuar, pengambilan keputusan ini, sebagai bentuk keseriusan pemerintah Riau dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di Bumi Lancang Kuning. 

''Secara geografis Provinsi Riau, langsung berhadapan dengan Malaysia dan Singapura,'' tutur Syamsuar.


17 Pasien, 9 Negatif, 11 Dirawat

Hingga saat ini, di Provinsi Riau sudah ada 17 pasien dalam pengawasan(PDP) yang sudah dirawat di beberapa Rumah Sakit rujukan.

Syamsuar mengungkapkan, dari total 17 pasien tersebut, sembilan pasien di antaranya dinyatakan negatif.

''Sebagian yang negatif sudah diperbolehkan pulang,'' beber Syamsuar.

Sedangkan, sisanya 11 pasien masih dilakukan perawatan dan pemantauan secara intensif oleh tim medis.

''Untuk 11 orang lagi masih dirawat, termasuk yang masih menunggu jadwal kepulangan meskipun sudah dinyatakan negatif," kata Gubri, Syamsuar didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir di Balai Serindit, Gubernuran Riau, Senin sore.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliana Nazir, untuk 11 pasien yang masih dirawat ini, sekarang berada di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad empat orang.

Selanjutnya, satu pasien diisolasi di RS Ibnu Sina, satu pasien dirawat di RS Awal Bros Sudirman.

Lalu, dua pasien dirawat di RS Eka Hospital, RSUD Bengkalis, dan RS Puri Husada Inhil satu orang.

''Sisa pasien ini sudah diperiksa swab. Ada yang tinggal menunggu hasil dan sebagiannya lagi dalam proses pengiriman sampel ke Litbangkes Jakarta,'' tutup Mimi.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook