Pengurus ICMI Periode 2020-2024 Dilantik 

Selasa, 17 Maret 2020 - 19:16 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Pengurus ICMI Periode 2020-2024 Dilantik 

Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Riau, periode tahun 2020-2024 . [Foto: Eka PN on Facebook]

KORANMX.COM, PEKANBARU--Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Riau, periode tahun 2020-2024 dilantik ketua ICMI pusat Dr Jimly Asshiddiqie SH, Selasa (18/3/2020) di Gedung Balai Serindit, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Alaindin Koto, terpilih menjadi ketua untuk periode tahun 2020-2024 ini, dengan membubuhkan tanda tangan.

Alaindin Koto mengatakan, lebih kurang tiga bulan belakangan ini, ia dikagetkan oleh seorang kawan yang sering nelpon dan meminta kesediaannya untuk memimpin ICMI Riau. 

''Awalnya permintaan itu tidak saya duga, maka waktu itu saya jawab coba yang lain dlu. Karena amanah ini cukup bera,'' kata dia dihadapan hadirin.

Secara pribadi, ia berat menerima, karena ini organisasi yang tidak main-main dan memikul tanggungjawab jawab besar untuk bangsa dan umat. 

''Maka, melihat ketulusan kawan-kawan meminta, berat saya menolaknya,'' ungkap dia. 

Menurutnya, turut andil di organisasi ICMI ini kita akan menjadi pemikir, pezikir, melakukan perbuatan praktik nyata. Kata cendikiawan, sebut dia, begitu lekat dengan itu. Orang yang mengasah ketajaman berfikir dan kedalaman berzikir. Dengan itu akan melahirkan kebijaksanaan.

''Orang ICMI harus menjadi Rahmat untuk semua alam, tidak hanya manusia tapi hewan sekalipun. Kita harus bekerjasama,'' sebut Alaindin Koto.

Ia menyadari, saat ini ekonomi yang terpuruk masalah, dikarenakan akar masalah itu ketika sudah meninggalkan kearifan Nusantara yakni Pancasila. 

''Kami mencanangkan zona ekonomi syariah, Untuk itu kami minta sumbangan fikirkan untuk mengembangkan zona tersebut. Mohon dukungan dari semua pihak,'' pintanya. 

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, kalau pak prof tak datang, kami tak hadir. Karena kumpul seperti ini dilarang.

Gubri memgatakan, sejak semalam, ia mengikuti kegiatan dari luar negeri. terutama Malaysia. Informasi resmi disampaikan kepada saya, virus corona luar biasa. 

''Hari ini saya dapat kabar Malaysia lock down, tidak ada air Asia kesana. Karena kebanyakan suspect dari Malaysia. Kalau ada yang tahu, tolong dikabari. Jamaah tabligh itu dmn, agar tidak menular,'' harap Syamsuar. 

Kondisi ini, kata Syamsuar harus dijaga bersama-sama. Karena di Malaysia sudah ada 509 lebih pasien. 

''Maka Unri dijadikan tempat penelitian Corona. Saya mohon dukungan semua, agar dengan ikhtiar kita dijauhkan dari musibah ini,'' terang Syamsuar. 

Ia mengatakan, Insyaallah tindakan Pemprov berhasil. Tentunya, dengan dukungan semua pihal. Karena masih ada masalah di Riau. Para pakarnya ada disini.

Menurut dia, kesenjangan SDM anyar terjadi di kabupaten/kota, urutan pertama ada di  Pekanbaru, lalu di Dumai, Diam dan di Inhil yang terendah. 

Saat ini, menurut Syamsuar masih banyaknya jalannya yang rusak, dan tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Jalan nasional Bagus, kalau jalan provinsi tak dibuat, maka tidak menjadi konektivitas. Jalan saja bagus, maka ekonomi naik.

Permasalahan lainnya, yakni terbatas nya air bersih, listrik. Kemudian, pertumbuhan ekonomi Riau rendah, karena mengandalkan sawit dan migas. Untuk itu, sektor perikanan dapat diangkat. 

''Tolong bantu kami, karena banyak produk pertanian banyak bisa di ekspor. Tingkatan kemiskinan di Riau diatas 5 persen. Hal itu hendaknya dibantu ICMI. Agar membawa angin segar untuk menyumbangkan pemikiran untuk pembangunan Riau,'' harap Syamsuar.

Menanggapi pelantikan ini, Ketua ICMI pusat Dr Jimly Asshiddiqie SH menghimbau semua pihak, agar mensukseskan ICMI untuk kepentingan bersama.

''Kita harus diterima disemua kalangan, jadi rahmatan Lil Alamin. Saatnya membangun kualitas SDM, ikut sukseskan program gubernur. Agar yang dipikirkan dapat dijalankan. Sumbangkan pikiran ke pak gubernur,'' singkatnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook