Gara-gara Cat, Dua Kelompok Ormas Nyaris Bentrok di Jalan Tanjung Datuk

Kamis, 19 Maret 2020 - 19:15 WIB  
Reporter : Irwan Syahroni
Redaktur : Raja Mirza

Gara-gara Cat, Dua Kelompok Ormas Nyaris Bentrok di Jalan Tanjung Datuk


KORANMX.COM, PEKANBARU--Dua kelompok organisasi kemasyarakatan (Ormas) kepemudaan nyaris bentrok di Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Kamis (19/3/2020) siang. 

Pantauan koranmmx.com, tampak puluhan pemuda berkumpul di lokasi kejadian. Sebagian di antara mereka ada yang membawa potongan kayu dan senjata tajam berupa samurai dan parang. 

Beruntung, gerak cepat puluhan personil Polresta Pekanbaru yang tiba di lokasi mampu meredam aksi massa sehingga bentrok kedua kelompok Ormas tidak sempat terjadi. 

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Limapuluh, Kompol Sanny Handityo membenarkan adanya kejadian itu. 

"Hampir bentrok, namun tidak sempat terjadi, namun bila dibiarkan maka akan berpotensi itu terjadi," ucap Sanny. 

Sementara penyebab pasti kejadian itu hingga saat ini belum diketahui, dugaan awal hanya salah paham.

"Belum diketahui pasti apa penyebabnya. Saya kira ini hanya salah paham saja. Dari keterangan yang kita dapatkan, persoalan ini dipicu oleh adanya pengrusakan berupa pengecatan kantor salah satu Ormas oleh orang tak bertanggungjawab. Sehingga Ormas yang satu menuduh Ormas yang lain melakukannya," terang Kapolsek. 

Jadi, lanjut Sanny untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya dibantu satuan gabungan dari Polresta Pekanbaru melakukan upaya mencegah kedua kelompok Ormas untuk bertemu.

"Jadi kedua kelompok kita tahan agar tidak saling bertemu, karena akan berpotensi bentrok bila saling bertemu," sebutnya. 

"Alhamdulillah, situasi sudah bisa dikendalikan, bagi warga yang ingin melintas silahkan. Tadi juga Pak Kapolresta dan Wakapolresta langsung turun ke lokasi guna menetralisir situasi," terang Sanny. 

Saat ditanya apakah ada pelaku yang diamankan dalam kejadian itu, Sanny mengaku tidak ada satupun orang yang diamankan pihaknya, karena tidak ditemukan adanya tindak pidana. "Gak ada, karena memang tidak ditemukan adanya tindak pidana. Hanya saja ada yang berteriak dan mengamuklah, namun bisa kita kendalikan," pungkasnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook