Sita 148 Butir H5 dan 2,9 Gram Sabu

Dapat Sabu dari Lapas, Polresta Ringkus 3 Tersangka Salah Satunya Wanita

Senin, 23 Maret 2020 - 11:56 WIB  
Redaktur : Redaksi

Dapat Sabu dari Lapas, Polresta Ringkus 3 Tersangka Salah Satunya Wanita

Tiga tersangka, H, BS, dan SM saat berada di Mapolresta Pekanbaru

KORANMX.COM, PEKANBARU--Jajaran Satresnarkoba Polresta Pekanbaru meringkus tiga orang tersangka pengedar Narkoba jenis sabu dan pil ekstasi jenis happy five (H5). 

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Budhia Dianda mengatakan, dari ketiga pelaku berhasil diamankan ratusan butir pil ekstasi dan sabu dengan berat mencapai 3 gram. 

Penangkapan tiga orang tersangka itu terjadi pada Selasa (17/3/2020) kemarin. Berdasarkan penyelidikan dan informasi 
bahwa terjadi peredaran gelap Narkotika jenis sabu dan Psikotropika di Jalan Kuantan VII, kelurahan Sekip kecamatan Lima Puluh kota Pekanbaru.

"Ditangkap Selasa (17/3/2020) di Jalan Kuantan," ucap Budhia, Senin (23/3/2020). 

Penangkapan, lanjut Budhia bermula dari adanya laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran Narkoba di wilayah tersebut. 

"Begitu ada laporan langsung kita selidiki," sebutnya.

Malam itu, sekitar pukul 19.30 WIB Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru yang dipimpin langsung Kanit Opsnal Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru Iptu Noki Loviko melakukan penyelidikan. 

Benar saja, petugas menemukan tiga terduga di lokasi penangkapan, terdiri dari dua orang pria, yakni H (36) dan BS (36) serta seorang perempuan SM (27). 

"Ketiga tersangka ditangkap di rumah tersangka SM di Jalan Kuantan VII," terang Budhia. 

Saat digeledah, petugas menemukan 8 paket kecil Sabu dengan berat total 2,95 gram dan 140 butir psikotropika jenis Happy Five di kamar tersangka SM yang disimpan dalam tas. 

Tak hanya itu, petugas juga mendapati 8  butir Happy Five dari tangan kedua tersangka, yakni H dan BS. "Bb di dalam genggaman tangan H dan BS. Ngakunya milik SM," ucapnya. 

Interogasi petugas, H mengaku Sabu didapat dari dalam Lapas, melalui perantara A (DPO). Hal sama juga diakui tersangka SM, ia mengaku mendapat barang haram tersebut dari dalam Lapas, hanya saja dari perantara yang berbeda, yakni AAT (DPO). 

"Dari hasil pemeriksaan urin, ketiga tersangka positif, mengandung methamfetamin. Ketiga tersangka sudah diamankan guna menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook