Gubri Rapat Penyambutan TKI dari Malaysia

Rabu, 25 Maret 2020 - 15:20 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Gubri Rapat Penyambutan TKI dari Malaysia


KORANMX.COM, PEKANBARU--Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau mengadakan rapat penyambutan tenaga kerja indonesia (TKI) di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (25/3/2020).

Gubri menjelaskan, TKI yang akan datang ini diperkirakan berjumlah ratusan orang.

''Kapasitas kapal sekitar 200 hingga 300 orang,'' kata Gubri.

Sesuai rencana mereka akan disambut melalui pelabuhan kota Dumai. Hal ini disebabkan, Karimun kewalahan menerima TKI tersebut.

Rapat ini kata Gubri, bertujuan membantu transportasi laut bagi TKI yang pulang dari Malaysia.

''Kami sudah sepakat semua yang ada di Provinsi. Maka, setelah rapat kami langsung melapor ke Menteri,'' terang Syamsuar.

Paska rapat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Walikota Dumai. Setelah itu, pihaknya akan mengambil langkah-langkah antisipasi.

''Nanti ditindaklanjuti ke Wako Dumai, untuk langkah-langkah antisipasi,'' beber Gubri.

Menurut lapoan yang Gubri, terima, saat ini di Malaysia merupakan wilayah Pendemi virus Corona.

''Saat ini sudah ada 1600 orang positif di Malaysia, maka kita harus hati-hati,'' harap Gubri.

Untuk memastikan, seluruh TKI yang masuk bersih. Gubri menyatakan, telah menyampaikan kepada KKP, Diskes agar melakukan pengukuran suhu tubuh.

''Khususnya bagi yang suhu 38 derajat. Bagi ODP suhunya normal dapat kembali ke wilayah masing-masing,'' sebut Syamsuar.

Setelah diperiksa, maka TKI yang telah melalui protokorel kesehatan. Maka, para TKI akan mendapatkan kartu HAC kewaspadaan kesehatan, bukti mereka telah di cek kesehatan.

''Seandainya suhunya 38 derajat mereka harus di karantina selama 14 hari,'' beber Gubri.

Untuk waktu kedatangan para TKI, Gubri mengakui, pihaknya akan koordinasi dengan Wako Dumai apakah bisa besok atau hari ini. ''Kapasitas kapal antara 200 dan 300 an. Untuk setiap hari akan datang satu kapal,'' jelas Gubri. 

Permintaan Riau menampung TKI ini, sesuai permintaan dari Menteri. Bahwa saat ini, Karimun kewalahan menampung mereka. ''Saat ini kami belum tahu mereka dikirim dari pelabuhan mana, kemarin dari Muar, Johor. Setelah mereka datang, akan di cek kesehatan,'' kata Gubri.

Untuk pengangkutan para TKI ini, pihaknya telah menyediakan bis di pelabuhan. Para TKI yang datang ini, sambung Gubri, mereka bukan hanya dari Riau. Tapi juga dari berbagai daerah. Untuk memperlancar penyambutan para TKI ini, selain meminta bantuan Pertamina dan Pemko Dumai. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan PT Cevron.

''Kami telah minta bantu Chevron,  Walikota Dumai menyiapkan sarana dan pra sarana disana,'' beber Syamsuar.

 


2.438 orang dalam pemantauan

Sampai saat ini, sebut Syamuar ada 2.438 orang dalam pemantauan (ODP) di Provinsi Riau. Karena sebanyak 4 orang telah selesai di pantau, maka sisa ODP saat ini berjumlah 2.434 orang.

''Sampai saat ini sudah ada 2.438 orang dalam pemantauan,'' sebut Gubri.

Sementara itu, untuk pasien dalam pengawasan tim medis suspect virus Corona (Covid-19) ditotal berjumlah 60 orang. Yang masih dirawat di beberapa Rumah Sakit di Provinsi Riau, berjumlah 43 orang. Sedangkan yang diperbolehkan pulang sebnyak 17 orang.

Kemudian, untuk pasien yang positif Corona. Gubri mengatakan, masih satu pasien yang positif Corona. ''Sampai saat ini, hanya satu pasien yang positif corona di Riau,'' pungkas Syamsuar.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan forkopinda lainnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook