Jaksa dan Polisi Gelar Tahap Dua Secara Vidcon

Jumat, 27 Maret 2020 - 13:29 WIB  
Reporter : Fanny Rizano
Redaktur : Raja Mirza

Jaksa dan Polisi Gelar Tahap Dua Secara Vidcon


KORANMX.COM, PEKANBARU--Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menerima pelimpahan penanganan sejumlah perkara tindak pidana umum (Pidum) dari pihak Kepolisian, Jumat (27/3/2020). Uniknya, dalam pelimpahan yang disebut dengan tahap dua itu, dilakukan dalam jaringan (daring) atau video conference (Vidcon).

"Kita hanya terima berkas dan barang bukti saja. Para tersangka tetap di kepolisian. Kita periksa secara video online," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Andi Suharlis SH MH, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Robi Harianto SH, Jumat (27/3/2020).

Proses tersebut jelas berbeda dengan seperti biasanya. Dimana sebelumnya, pelaksanaan Tahap II itu, penyidik kepolisian membawa tersangka dan barang bukti ke kantor kejaksaan. Jaksa lalu melakukan pengecekan barang bukti, dan melengkapi administrasi pelimpahan. Setelah itu, tersangka dititipkan di rumah tahanan negara (Rutan).

Namun dengan mewabahnya Corona virus disease 2019 atau Covid-19, proses tahap II dilakukan secara online dengan memanfaatkan fasilitas vidcon. Itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kontak langsung antara pihak-pihak terkait, sehingga bisa meminimalisir menyebarnya virus yang pertama kali mewabah di China.

"Penyidik yang antar berkas dan barang buktinya. Lalu kita cek, apakah sesuai atau tidak dengan yang ada di berkas perkara," sebut Robi.

"Tersangka kita titipkan di tahanan kepolisian. Karena Rutan mengisolasi tahanannya, jadi mereka saat ini tidak terima tahanan. Disanakan sangat rentan (penyebaran virus Corona)," sambung mantan Kasi Intelijen Kejari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Pelaksanaan tahap II secara online itu dilakukan sesuai dengan arahan pimpinan di Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Riau. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Untuk diketahui, ada 9 tersangka yang menjalani proses tahap II pada Jumat ini. Mereka merupakan tersangka sejumlah dugaan tindak pidana yang ditangani Polresta Pekanbaru dan jajaran, serta Polda Riau.

Adapun nama-nama tersangka tersebut, yaitu Arjun Febriyanto (Polsek Lima Puluh) dalam perkara Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP, Rio Saputra (Polsek Bukit Raya) yang dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP, dan Rangga Iswanto (Polsek Tenayan Raya) yang dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Lalu, Joddy Prayoga (Polsek Sukajadi) dalam perkara Pasal 363 KUHP, dan Zainuddin Lubis (Polsek Bukit Raya) yang dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

Berikutnya, Erwinsyah (Polsek Senapelan) yang dijerat dengan Pasal 363 KUHP, Supriatin (Polsek Sukajadi) dalam perkara Pasal 372 KUHP, dan Feri Andani (Polsek Lima Puluh) yang dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

"Satu perkara dari Polda Riau atas nama tersangka Paiman dalam perkara dugaan ilegal logging. Jaksanya Himawan Putra dan Viradilla," tutur Kasi Pidum Kejari Pekanbaru.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook