Pelaku Sempat Berpura Ikut Mencari

Kesal Sering Menangis, Ayah Bunuh dan Buang Anak Tiri ke Semak

Minggu, 29 Maret 2020 - 21:38 WIB  
Redaktur : Raja Mirza

Kesal Sering Menangis, Ayah Bunuh dan Buang Anak Tiri ke Semak

Tersangka, LO (25) saat berada di Mapolsek Rumbai

KORANMX.COM, PEKANBARU--Entah setan apa yang merasuki Lucky Oktawiranda. Ayah berusia 25 tahun ini tega membunuh anak tirinya sendiri, MY yang masih berusia tiga tahun, hanya karena kesal lantaran korban sering menangis. 

Kejadian bermula Ahad (29/3/2020) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ibu korban, Li (20) baru pulang ke rumahnya di Gang Sepak, Kelurahan Sri Meranti, Rumbai. 

Tak mendapati anaknya, Li pun menanyakan keberadaan korban (MY) kepada suaminya, Lucky Oktawiranda (Ayah tiri korban). Karena sepengetahuan  ibunya, korban sudah diantar suaminya pulang ke rumah. 

Tak ingin terjadi apa-apa pada anaknya, ibu dan ayah tiri bersama warga sekitar lantas berusaha mencari keberadaan MY di sekitar tempat tinggalnya. Namun tetap tak ditemukan. 

Letih mencari, sekitar pukul 12.00 WIB, wargapun segera mengumumkan kehilangan korban MY di masjid setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rumbai guna penyelidikan. Alhasil, empat jam kemudian pelaku yang tak lain ayah tiri nya itu ditangkap. 

"Ditangkap Ahad (29/3/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya SIK, saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Rumbai, Iptu Viola Dwi Anggraini SIK, Ahad (29/3/2020) malam. 

Penangkapan kata Viola, berawal dari laporan Paman korban, As (40). 

"Begitu ada laporan, langsung kita tindaklanjuti dengan mendatangi TKP dan memeriksa para saksi," ucapnya. 

Hasil penyelidikan, pelaku diduga ayah tirinya sendiri karena ia lah yang terakhir kalinya bersama korban. 

"Kita curiga dengan ayah tirinya, lantaran ia lah orang yang terakhir kali bersama korban," ucapnya. 

Benar saja, hasil interogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya, korban dibunuh dan dan dibuang ke semak belukar di sekitar Jalan Ikan Parang, Muara Fajar, Rumbai. 

Pelaku mengaku tega membunuh korban, MY lantaran kesal karena korban sering menangis dan susah untuk diam. "Ngakunya kesal, karena korban sering menangis," kata Viola. 

Sementara korban dibunuh di rumahnya sendiri, dengan cara memukul di bagian antara mulut dan hidung dan menggigit pipi korban. "Tak hanya itu pelaku juga menarik tangan korban hingga terhempas, hingga kepala bagian belakang membentur dinding kamar mandi," terang Kapolsek. 

Saat ini pelaku, sudah diamankan di Mapolsek Rumbai, guna proses hukum lebih lanjut. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook