Pemprov Riau Siapkan BLT Rp 300 Ribu per KK Jika PSBB Diterapkan

Rabu, 08 April 2020 - 11:58 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Raja Mirza

Pemprov Riau Siapkan BLT Rp 300 Ribu per KK Jika PSBB Diterapkan


KORANMX.COM, PEKANBARU--Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi menyatakan, jika wacana melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Riau, telah diterapkan. Maka, pihaknya siap memberikan bantuan langsung tunai (BLT).

Besarnya, sebut Syamsuar sebesar Rp300 ribu per Kepala Keluarga (KK). Agar masyarakat yang terdampak, dapat terbantu ekonominya.

''Kalau sudah diterapkan, kita Pemprov sudah siapkan dana Rp300 ribu per KK,'' kata Syamsuar.

Namun, ungkap Gubernur, pihak pemerintah kota dan kabupaten menyampaikan belum siap atas wacana menerapkan PSBB itu.

Menurut Gubri, persoalan dari pemerintah kabupaten dan kota ada kaitannya dengan ketersediaan dana. Hal ini, sesuai pendapatan masing-masing daerah berbeda. 

Maka, untuk mengandalkan uang dari Dana Bagi Hasil (DBH) dalam upaya PSBB ini, tentunya tidak bisa. 

''Karena berapa anggaran pemkab dan pemko yang ada di kas daerah terbatas,'' ujarnya.

Menurut Syamsuar, PSBB ini sudah diterapkan daerah ibu kota, Jakarta. Mereka telah menyiapkan ketersediaan logistik selama tiga bulan.

''Alasan Pemkab dan Pemko, karena mereka belum dapat menyediakan logistik masyarakatnya untuk tiga bulan kedepan,'' terang Syamsuar.

Secara keuangan Pemprov, kata Syamsuar mampu menyediakan dana Rp300 ribu per KK, per bulan, untuk tiga bulan kedepan. Namun, masalahnya Pemko dan Pemkab belum menyanggupi menyediakan logistik, untuk tiga bulan kedepan.

Meski pemerintah kabupaten dan kota menyatakan belum siap. Gubri menyatakan, sudah menyarankan, para bupati dan walikota diminta untuk menghitung anggaran yang ada. 

''Saat vicon tadi, saya mengingatkan, agar kepala daerah jangan menunggu anggaran dari pusat,'' sebut Syamsuar, sambil menyatakan, jangan mengandalkan anggaran pusat. 

Sementara itu, untuk menerapkan PSBB ini. Riau juga terkendala, permintaan pusat, agar kembali menerima para TKI yang saat ini masih banyak di Malaysia.

Arahan ini, sebut Syamsuar, setelah ia melakukan vicon bersama menteri perhubungan.

''Masalahnya juga, tadi hasil vicon dengan menteri perhubungan. Kita diminta kembali menampung TKI dari Malaysia,'' ungkap Syamsuar.

''Kalau PSBB kita terapkan, otomatis, orang keluar dan masuk Riau, tentunya tidak lagi dibolehkan,'' pungkasnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook