Harga Beras Premium dan Gula Pasir di Kampar Melaju Tinggi

Jumat, 29 Mei 2020 - 12:51 WIB  
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

Harga Beras Premium dan Gula Pasir di Kampar Melaju Tinggi


KORANMX.COM, BANGKINANG - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kampar, Riau, memantau dalam sepekan belakangan ini harga beras premium naik menjadi Rp15.167 perkilo. Demikian juga gula pasir cenderung mengalami kenaikan Rp15.333 perkilo. Hal itu dilihat dari pemantauan beberapa pasar yang ada di  kecamatan di Kampar.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kampar Cokroaminoto, kenaikan harga barang jenis gula dan beras ini kemungkinan disebabkan lebaran Idulfitri. 

"Jadi kita maklumi saja dulu, karena kenaikannya tidak terlalu jauh sekali. Tapi itu akan kita pantau terus, untuk menjaga kelonjakannya," ucapnya kepada Koranmx.com, Jumat (29/5/2020).

Cokro menyebut, beras premium ini wajar naik. Karena ini biasanya dikonsumsi masyarakat  ekonomi kelas atas. "Sedangkan ekonomi menengah dan ke bawah relatif menggunakan beras medium," sebutnya.

Namun dalam mencegah kenaikan ini untuk beberapa hari ke depannya, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Perdanggan Kampar dan pihak Bulog. Agar menjaga kestabilan harga bahan pokok yang terpenting bagi masyarakat.

"Makanya akan kita pantau terus dalam berapa hari ini ke depan. Mudah-mudahan tidak mengalami kenaikan lagi dan harga dapat kembali normal," harapnya.

Bulog Siap Operasi Pasar

Sementara itu Kepala Bulog Rohul- Kampar Sukawi, mengungkapkan  Bulog akan selalu siap melakukan operasi pasar jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar membutuhkan. "Sebab Bulog mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok," tegasnya.

Untuk saat ini, kata Sukawi, stok beras Bulog baik gula dan beras tidak perlu dicemaskan. Karena persediaan masih banyak dalam menjaga adanya kelonjakan harga. "Untuk itu kita akan tunggu kapan saja Pemkab Kampar mau melaksanakan operasi pasar," katanya.

Sukawi mengungkapkan, dalam berapa hari menjelang lebaran Bulog dan Pemkab Kampar sudah melakukan operasi pasar jenis gula pasir. Hal itu untuk menjaga kestabilan harga. "Namun jika terjadi kenaikan lagi, tentunya operasi pasar sangat penting. Supaya tidak ada pihak spekulan yang memainkan kebutuhan sembako masyarakat," pungkasnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook