Satu-satunya di Indoensia

Bansos Riau Kini Bisa Dipantau Realtime dengan Aplikasi Mata Bansos

Jumat, 05 Juni 2020 - 21:14 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Bansos Riau Kini Bisa Dipantau Realtime dengan Aplikasi Mata Bansos


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Untuk pertama kalinya, dan satu-satunya provinsi di Indonesia, bantuan sosial bisa dipantau secara realtime lewat sebuah aplikasi bernama Mata Bansos. 

Aplikasi ini baru saja diluncurkan 
secara virtual oleh Gubernur Riau bersama kepala BPKP Perwakilan Riau, Farid Firman, Jumat (5/2020), di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Gedung Daerah Gubernuran Riau.

Dimana aplikasi ini diklaim mampu mengendalikan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 diseluruh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Riau, khususnya yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Riau Tahun 2020.

Dibangun melalui kolaborasi dan sinergi ini sebagai implementasi dari konsep continuous auditing dan continuous monitoring, atau lebih dikenal dengan CACM, 
Mata Bansos akan memonitor anggaran dan realisasi bantuan sosial yang berasal dari bantuan keuangan provinsi per kabupaten/kota secara realtime. Termasuk memverifikasi  seluruh data penerima manfaat sekaligus mengupdatenya.

''Selanjutnya melalui aplikasi ini, akan menjadi sarana alat kendali dan pengambilan keputusan oleh para pimpinan. Dan terakhir menjadi sarana informasi bagi masyarakat yang berkepentingan Melalui aplikasi ini nantinya diharapkan setelah data terkumpul baik itu PKH, BSP, BLT maupun BLT-DD. Aplikasi ini dapat menampilkan data yang komprehensip dan terintegrasi sehingga lebih memudahkan pimpinan mengambil keputusan,'' papar Farid Firman.

Menurut Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat, Muhammad Yusuf, selama beberapa bulan pihaknya mencoba mengintegrasikan data agar pemberian bansos cepat, tepat akuntabel.

''Saya sudah menyaksikan launching aplikasi monitoring dana bantuan sosial. Dan disampaikan bahwa ini yang pertama di Indonesia, laaunching aplikasi monitoring Bansos. Banyak terimkasih kepada Gubernur dan seluruh pejabat pemprov yang menginisiasi aplikasi ini, bersama BPKP perwakilan Riau,'' kata M Yunus, melalui virtual. 

Pemerintah, kata M Yunus, sudah mengalokasikan banyak bansos dana baik dari APBN, ABPD Provinsi, Kabupaten Kota dan desa, termasuk sumbangan dari masyarakat. 

'Pada kesempatan tersebut, M Yunus, mengimbau seluruh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, untuk selalu mengupdate data penerima bansos agar tepat sasaran.  BPKP dan perwakilan di provinsi akan selalu mendampingi dalam menyelesaikan permasalahan pendataan bansos.

BPKP, sambung M Yunus, akan selalu mendampingi untuk bersama keluar dari krisis ini. Yang tepenting adalah data, bupati dah walikota segera sampaikan kepada kepala dinas, Camat, Lurah untuk selalu mengupdate data. 

''Peluncuran aplikasi ini, agar kegiatan pemberian bantuan sosial bisa berjalan dengan lancar. Seluruh bansos dapat berjalan dengan baik,'' tandasnya.

Sementara itu, kepala perewakilan BPKP Riau, Farid Firman, menjelaskan, dengan konsep ini pengawasan dan monitoring terhadap penyaluran bantuan sosial dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,'' jelas Farid. 

Terpisah Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan, aplikasi Mata Bansos ini, bisa mengawasi seluruh aparat hukum. Termasuk masyarakat dan penerima, sehingga bisa tau siapa yang berhak menerima dan siapa yang tidak berhak menerima. 

''Aplikasi itu untuk memonitor penyaluran bansos, jadi harapan saya dengan adanya aplikasi itu, bukan kami saja yang bisa mengawasi, tapi juga polisi bisa mengawasi, Kejati, KPK, bupati dan walikota Juga bisa mengawasi. Pengawasan ini juga bisa sampai ke siapa yang menerima, bahkan juga siapa yang tidak tepat menerimanya bisa tahu, siapa yang menerima,'' kata Gubri. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook